NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Ekonomi & BisnisManokwariPapua Barat

Mengais Rejeki di Perantauan Dengan Berbisnis Tanaman Hias

1 Mins read

Manokwari,Penatelukcenderawasih.com – Memenuhi kebutuhan keseharian di perantauan apapun pekerjaan akan dilakukan semua orang asalkan halal.

Hal ini juga menjadi pegangan hidup ibu Arofa (40) yang sering disapa juga mama Umam warga asal Salatiga Jawa Tengah yang saat ini tinggal di kampung Baru Inggramui distrik Manokwari Barat.

Bersama suaminya selama berada di kota Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat bertahun-tahun keduanya sudah mencoba berbagai pekerjaan termasuk merintis bisnis jual tanaman hias akhirnya jatuh cinta dan melanjutkan bisnis tersebut hingga saat ini.

Kepada media ini disela-sela kesibukannya berjualan didepan kantor Polda Lama dijalan Sujarwo Condronegoro SH, bahwa Ia bersama suaminya, mulai rintis bisnis menjual tanaman hias berupa bung, tanaman perdu dan tanaman buah-buahan sejak 2010 lalu.

“Tidak salah ingat kita mulai 2010,”kata ibu dua anak sambil melayani pembeli.

Walapun penghasilan tidak seberapa, pekerjaan tersebut sudah menjadi pekerjaan utama hingga saat ini.

“Namanya perantau tidak mungkin duduk diam. Nambah-nambah penghasilan mas untuk memenuhi kebutuhan. Sekarang sudah menjadi pekerjaan utama bagi saya dan suami dari awal hanya coba-coba,”kata Arofa.

Cecer soal pendapat perhari dari penjualan tanaman hias, Arofah mengatakan pendapat tiap hari tidak menentu namun yang pasti ada pemasukan untuk mengembalikan modal dan sedikit keuntungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari termasuk biayai dua orang anak mereka yang pertama sudah di SMP dan anak kedua sudah duduk di Sekolah Dasar.

Ia menambahkan bunga, tanaman perdu dan tanaman buah-buahan seluruhnya di pesan dari Malang Jawa Timur.

“Insya Allah ya semua bunga ada lah. Seperti Mawar Aster, Anggrek, Pucuk Merah, Semua Jenis Palem, Semua macam Cemara, Puring. Panca Warna, dan buah buahan”kata Arofah.

Ia menambahkan harga tanaman hias yang dijual sangat terjangkau yakni dari Rp. 50.000 sampai Rp. 200.000.

Apabila ada pecinta tanaman hias ingin mendapatkan bunga dengan harga mahal dan langkah boleh memesan kepadanya.

“Seperti palem merah yang harganya sampai 300 ribu. Boleh pesan kekita setelah itu kita pesan dari malang baru kita antar kerumah,”ujar Arofa.

Kesempatan ini Ia juga menyampaikan bahwa tempat yang dipilihnya untuk mejual sangat aman.

“Tempatnya aman, orang-orangnya juga baik disini,”akhir Arofa. [M-NDR]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Ekonomi & BisnisPapua Barat

Ciptakan Value Edded Kopra Tambrau : BI Alokasi Rp. 300 Juta kepada Unipa

1 Mins read
Kepala BI perwakilan Papua Barat, Rut W. Eka Trisilowati / Lio PENTUL,RANSIKI-Dengan slogan membangun negeri, Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat terus…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *