NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari SelatanReligi

Pdt. Shirley Ajak Pejabat Daerh, TNI dan Polri Perangi Miras

2 Mins read

Pdt. Shirley F.A Parinussa Siagian S.Th,

Pangdam XVIII Kasuari : Sejak jadi panglima saya sudah mengatakan saya akan perang melawan ini

Ransiki,ptc.com-Pdt. Shirley F.A Parinussa Siagian S.Th, mengajak seluruh masyarakat, pejabat daerah, TNI dan Polri gandeng tangan untuk bernai melawan dan memerang peredaran minuman keras (Miras) di wilayah Papua Barat dan umumnya di tanah Papua.
Menurut ketua umum Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Papua Barat ini bahwa tindakan memerangi peredaran miras akan menyelamat orang-orang di tanah Papua dari kematina dan dosa.
Sebab selama ini telah banyak kasus kematian hingga kriminal mapun kekerasan dalam rumah tangga setelah menenggak munuman keras. Sehingga membutuhkan kekompakan dan langkah tegas untuk menekan peredaran barang haram tersebut.

“Kita (gereja) di Manowkari sedang bergerak untuk hadapi peredaran miras (minuman rekas),”kata Shirley dalam khotbanya pada ibadat syukur bersama Natal 2018 dan Lepas Sambut Tahun Baru 2019 Pemda Mansel, TNI, Polri, Masyarakat Manokwari Selatan (Mansel) dan PGGP Papua Barat di panggung hiburan depan kantor bupati Mansel di Ransiki, Kamis (10/1) malam.

Kesmeptan ini Ia menyampaikan dalam aksi memerangi minuman keras membutuhkan nyali kuat selain kekompakan, dan beruntunya sambung Shirley, Ia bersyukur karena saat ini masih ada pejabat daerah,TNI dan Polri yang mempunyai nyali dan komitmen tersebuuk berantas miras di ibu kota provinsi Papua Barat.

“Tapi ada banyak orang yang nyalinya tidak bernai menghadapi karena katanya bisnis miras ini seperti gurita punya sistim, katanya ini sudah dititip, miras sudah dibayar, saya katakan selama itu menghambat orang diatas negeri ini lawan itu. Karena Tuhan ada di pihak kita maka kebenaran selalu menang sodara-sodara,”ujar Shirley disambung Amin peserta Ibadat.
Ia mengisahkan kesaksiannya, selama ini ketika Ia lantang berbicara saoal miras ada banyak orang memintanya untuk berhenti bicara soal miras karean akan membut peminum dan pengedar tersinggung.

“Ada jemaat saya yang suka mabukan tapi saya mengatakan itu mereka tidak tersinggung karena saya mengatakan kebenaran supaya orang berubah supaya tidak boleh masuk ke area yang menjadi dosa dan mendatangkan kebinasaan. Oleh karean itu saya berdoa agar kota ini, para aparat, para pejabat memiliki keberanian tidak takut kehilangan jabatan tapi dia bernai meletakan itu (jabatannya) demi orang untuk mengalami keselamatan,”tukas Shirley dihadapan Gubernur Papua Barat, Dominggu Mandacan, Pangdam XVIII Kasuari, Mayor jendral TNI Joppye Onesimus Wayangkau beserta jajarannya, Lo Polda Papua Barat untuk Mansel AKBP Yohanes Panyua, Wakil Bupati Mansel, Wempi Welli Rengkung, Sekda Mansel, E.A.O Pocerattu, para pimpinan OPD Mansel dan ratusan masyarakat hadir.

Pangdam XVIII Kasuari, Mayor Jendral TNI Joppye Onesimus Wayangkau

Masih ditempat yang sama, hal tersebut ditanggapi langsung oleh Pangdam XVIII Kasuari, Mayor Jendral TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

“Ini ada menyangkut yang disinggung oleh ibu pendeta. Masalah minuman keras. Bahwa sejak saya jadi panglima saya sudah mengatakan saya akan perang melawan ini,”kata Joppye.
Namun sambung Joppye kalau tidak didungkung oleh masyarakat saya juga pusing kepala atasi miras.

“Bagaimana masyarakat membantu?. Sebenarnya persoalan minuman keras ini sepeleh sekali, kalau tidak ada pasar barang ini tidak akan laku dan tidak akan datang. Tapi kalau pasarny ada dan mahal banyak setan yang suka bawa barang itu datang, suanggipun bisa bawa barang itu datang, jadi kita harus dari rumah tangga ini harus menjaga membatasi,”tegas Joppye.

Sabung Joppye, bahwa Ia bersama Kapolda Papua Barat sejauh ini sudah memiliki komitmen dan tekad namun masi saja ada orang mabuk di Papua Barat.
“Yang pabrikan kita bisa jaga tapi yang satu ini dari kampung- kampung ini susah kita jaga, ini mulai dari saguer, sopi, tra tau barang apa lagi. Ini kita jaga dikota barang ini datang. Jadi bapak ibu sekalian ini harus kita sama sama berjuang,”ujar Joppye.[MNDR]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *