NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari SelatanPapua BaratPariwisata

Mengapa Harus Berwisata ke Momi Waren di Papua Barat

2 Mins read

Distrik Momi Waren bagian dari wilayah pemerintahan Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) di Provinsi Papua Barat, mempunyai banyak keindahan alam dan peninggalan perang dunia ke dua yang belum banyak di ketahui orang. Selain wisata gunung Botak yang sudah terkenal selam ini.

Gunung Botak
Bagi wisatawan loka maupun luar daerah, tempat tersebut paling disukai selama ini. Terletak di lintasan Trans Papua Barat (Bintuni-Manokwari Selatan), atau tiga jam setengah dari Bandar udara Rendani Manokwari ibu kota Provinsi Papua Barat menggunakan roda empat membuat lokasi ini strategis dan mudah untuk dijangkau.
Sehingga wajar lah tempat wisata Gunung Botak selalu ramai pengunjung ketika hari libur akhir pekan atau libur hari besar tiba.

Jembatan kayu menuju pantai Sahrit
Pengunjung yang datang bersenang bersama keluarag, sahabat dan kenalan tak perna luput mengabadikan momen libur bersama mereka dengan berfoto ria dibeberapa sudut tempat itu sebagai oleh-oleh atau kenangan. Maklum lokasinya sangat fotogenik untuk di letakan pada sosmed IG , Facebook atau lainnya.

Pengunjung pantai Sharit
Selain itu, tempat wisata ini juga selalu menjadi incaran dua sejoli sedang kasmran dalam memadu kasih.
Hembusan angin dan riak ombak laut dijamin makin romantis, bunag-bunga cinta pun makin mekar.
Eksotis alam sekitar lokasi wisata, ditambah beningnya laut Taman Nasional Teluk Cenderawasih sebening kaca, berjejer beberapa pulau kecil diteluk itu menjadi pemanis saat mata memandang dari kejauhan sambil merangkul hangat. Maka sudah pasti membuat ketagian agar segera kembali lagi.

Pantai Sahrit
Tidak begitu jauh dari gunung Botak ada sebuah Pantai mungil nan cantik. Tempat wisata itu perna dipoles oleh dinas Pariwisata Mansel dan komunitas masyarakat. Bagi masyarakat setempat pantai itu dikenal dengan sebuatan Pantai Sahrit, seratusan meter dari jalan Trans Bintuni-Manokwari Selatan, bisa jalan kaki, roda dua atau roda empat untuk sampai ke tempat itu.
Berkunjung ke Pantai Sahrit dijami puas. Pengunjung akan menikmati moleknya bibir pantai berpasir putih. Deburan ombak berkejaran seolah tak pernah capai menuju bibir pantai. Dari sisi lain kita lihat tegak kokoh gunung botak dan pulau Rumberpon dari sisi depan. Semakin lengkap sudah keindahan alam ciptaan Tuhan di teluk Cenderawasih itu. Gemericiknya air payau dari balik pohon bakau, dan suara burung disekitar pantai ciptakan ketenangan dialam pikiran dan hati yang membuat ingatakan akan tempat ini tak mudah hilang dari benak.
Masih di pantai Sharit. Bila bosan bermain pasir dan berenang, pengunjung dapat melihat dari dekat keberadaan situs sejarah pendaratan penginjil pertama di Momi Waren. Letaknya beberapa meter dari bibir pantai.
Air Panas Siwi
Capek mandi air laut di Pantai Sharit, tubuh membutuhkan relaksasi, maka silahkan mandi air panas Siwi, yang letak lokasinya beberapa menit dari pantai Sharit.
Ke tempat ini, pengunjung boleh mengendarai roda dua. Badan akan kembali bugar setelah mandi air yang mengndung belerang.

Peninggalan Perang Dunia Ke II
Setelah mandi air panas, silahkan mengunjungi, sekligus mengabadikan beberapa peninggalan perang dunia ke II menggunakan henpone atau kamera digital pribadi.
Berada di pinggir kiri-kanan jalan poros Trans Bintuni – Manokwarei Selatan, membuat benda peninggalan perang ke II ini mudah di jangkau.
Diantaranya, bunker perang tempat perlindung tentara Jepang dari musu, bekas Bor Minyak tua, kawah bekas bom di halaman SMA Syalom dan masih banyak lagi jejak peninggalan perang dunia II yang akan membawa anda ke masa lalu.

Selamat Berwisata… by Mk

 

Related posts
Manokwari Selatan

Pertama di Papua Barat, Kemendes dan Pemkab Mansel Launching Program Tekad 

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pertama Kali di Papua Barat, Pemkab Manokwari Selatan (Mansel) bersama Kementrian Daerah Tertinggal (Kemendes) melaunching program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad)…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Hingga September, Ekspor Kakao Kering Ransiki Capai Rp. 8,3 Miliar

1 Mins read
PENTUL, MANOKWARI-Kakao Ransiki kembali diekspor ke luar negeri melalui sejumlah mitra. Terbaru, hampir 11 ton Kakao Ransiki diekspor kepada PT Cargill Surabaya…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *