NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Kapolres Mansel: Miras Dipasok dari Manokwari dan Bintuni

1 Mins read

MANSEL– Kapolres Manokwari Selatan (Mansel), AKBP Slamet Haryono mengaku jika miras yang beredar di Mansel berasal dari Kabupaten Manokwari dan Teluk Bintuni.

Hal itu disampaikan Kapolres saat dikonfirmasi sejumlah awak media di halaman Mapolres Mansel usai gelar apel persiapan operasi lilin malam tahun baru bersama Wakil Bupati Mansel, Wempi Welli Rengkung dan Komandan Satgas BKO Kodim Persiapan Mansel, Kapten CHK Supriyadi, SH.

Pemasok miras kata Kapolres, menggunakan berbagai modus agar barang haram tersebut bisa masuk sampai ke Mansel melalui jalur laut. Bahkan, hasil penyelidikannya, para pemasok menurunkannya sebelum pos penjagaan dan membawanya melalui jalan tikus.

“Barang ini datangnya dari Manowkari dan dari arah Bintuni. Ada yang berhenti sebelum Pos Rahwan (Momi Waren), kemudian dari arah Oransbari. Mereka tidak masuk ke arah Polsek, tapi mereka berhenti sebelum wilayah Pos Oransbari dan Ransiki. Mereka berupaya sebisa mungkin melalui jalan tikus maupun lewat laut,” ujarnya.

Kapolres menegaskan untuk mencegah modus tersebut, pihaknya akan melakukan penjagaan yang lebih ketat lagi.

“Kalau mereka gunakan cara seperti itu, kami pun punya strategi untuk menangkap mereka. Modus ini kita dapatkan dari penggerebekan ratusan botol miras berbagai jenis di sejumlah tempat di wilayah Oransbari dan Ransiki pada saat Operasi Lilin, Senin (30/12) malam.

“Yang berhasil kami sita itu Cap Tikus 2 Galon, Wiski Robinson 27 botol, Bir Hitam 138 botol, anggur merah dan CT 244 botol di lokasi penjual di beberapa titik di Oransbari dan Ransiki,” tambahnya.

Informasi yang diperoleh sejumlah awak media di Ransiki dari sumber terpercaya, miras yang masuk dari Bintuni, dibacking oleh oknum aparat dari satuan tertentu. Pasalnya, miras yang masuk dari Bintuni, beberapa kali lolos melalui jalur darat.

Namun karena mendapat penjagaan ketat dari aparat, mereka beberapa kali menurunkan barang haram tersebut di sekitar Gunung Botak. Dari Gunung Botak, mereka melanjutkannya melalui jalur laut. Sebagiannya di drop ke wilayah Mansel dan sebagiannya lagi didrop ke Manokwari.[MDR-R1]

Related posts
Manokwari Selatan

Markus Waran Diundang Bank Indonesia Papua Barat Jadi Pembicara 

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bupati Manokwari Selatan Markus Waran di undang kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat ke Kabupaten Tambrau, menjadi pembicara bagi petani Kopra…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Bank Indonesia Bantu Tiga Mesin Pengolahan Coklat Batangan kepada Koperasi Ebier Shut

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat, menyalurkan tiga buah mesin senilai Rp.200 juta kepada rumah produksi pengolahan coklat batangan milik koperasi Ebier…
Manokwari Selatan

Gebrakan Kadis DLH, Mulai Jemput Sampah Rumah Tangga di Oransbari

1 Mins read
PENTUL, ORANSBARI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari Selatan (Mansel) tengah mencari solusi mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut. Kepala DLH Mansel Christofol Mandacan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *