NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Gaji 845 CPNS Formasi 2018 Mansel Sudah Disiapkan Pemkab

1 Mins read

MANSEL– Meski sampai saat ini, hasil kelulusan untuk 845 CPNS formasi 2018 belum juga diumumkan, namun pemkab Mansel telah menganggarkan dana pada APBD Induk 2020 sebesar Rp. 16.316.611.765 untuk gaji bagi 845 calon CPNS sesuai kuota penerimaan Kabupaten Mansel.

Adapun anggaran untuk belanja pegawai tahun 2020 sebesar 114.248.110.279. Didalamnya termasuk untuk belanja bagi calon pegawai negeri sipil formasi tahun 2018. Sebanayak 845 personil, sebesar Rp. 16.316.611.765.

Hal itu seperti yang disampaikan Bupati Mansel melalui Wakilnya, Wempi Welli Rengkung pada penetapan APBD Induk 2020 di Gedung DPRD Mansel di Oransbari akhir tahun lalu.

Berkaitan dengan hal itu, Wabup Wempi saat dikonfirmasi belum lama ini kembali mengatakan penganggaran tersebut merupakan sebuah langkah atau strategi perencanaan yang harus diambil oleh Pemkab Mansel. Sehingga, ketika ada pengumuman CPNS formasi 2018 dilakukan oleh pemerintahan Pusat, maka Pemkab Mansel sendiri sudah menyediakan anggaran bagi personil baru itu.

“Itu namanya perencanaan. Kan kita sudah tahu kuota formasi 2018 untuk kita sebanyak 845, sehingga kita menyediakannya agar tidak kelabakan dana. Jadi untuk gaji mereka sudah ada,” ujarnya kepada awak media di halaman kantor Bupati.

Disinggung soal pengumuman hasil CPNS formasi 2018, kata dia, pengumuman hasil itu belum dilaksanakan karena akan diumumkan secara serempak.

“Pesan Pak Bupati, jangan ribut-ribut. Jangan ada aksi, karena bukan hanya di Mansel saja, tetapi ini berlaku untuk seluruh kabupaten/kota se Tanah Papua,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Wabup Wempi juga berharap kepada CPNS formasi 2018, jika nama mereka sudah keluar, sebaiknya untuk menujukan kinerja pelayanan dengan baik bila dibandingan saat ini.

“Harus ada perubahan dan ada kemajuan. Kita sudah konsentrasi untuk mengatasi pengangguran. Pelan-pelan kita jalani, jangan ribut. Tapi perlu diingat, harus ada timbal balik, kinerjanya. Apakah setiap apel kami harus sampaikan firman terus, kita mau marah salah. Terpaksa kami harus sampaikan firman, agar kita maju bersama untuk daerah kita,” pungkasnya lagi.[MDR/R1]

Related posts
Manokwari Selatan

Pertama di Papua Barat, Kemendes dan Pemkab Mansel Launching Program Tekad 

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pertama Kali di Papua Barat, Pemkab Manokwari Selatan (Mansel) bersama Kementrian Daerah Tertinggal (Kemendes) melaunching program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad)…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Hingga September, Ekspor Kakao Kering Ransiki Capai Rp. 8,3 Miliar

1 Mins read
PENTUL, MANOKWARI-Kakao Ransiki kembali diekspor ke luar negeri melalui sejumlah mitra. Terbaru, hampir 11 ton Kakao Ransiki diekspor kepada PT Cargill Surabaya…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *