NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Penanganan Stunting, Parorongan : Meski Kecil Anggaran, Tapi Harus Kerja Maksimal

1 Mins read

Kadis Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, bersama Kadis Kesehatan Mansel, Demitrius Waran dan Sekda Mansel, Hengki V. Tewu saat memantau progres pembangunan Puskesmas Ransiki

MANSEL– Tahun ini Pemerintahan Pusat telah menetapkan seluruh daerah di Tanah Air untuk fokus menangani stunting dengan menetapkan seluruh Provinsi maupun Kabupaten/Kota sebagai lokus stunting.

Hal itu berlaku juga di Provinsi Papua Barat termasuk di dalamnya Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Informasi yang dihimpun media ini, penderita stunting di Mansel cukup tinggi. Tentunya, penuntasan kasus stunting dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit jumlahnya, apalagi dengan akses transportasi yang masih sangat terbatas.

Bahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Mansel di tahun 2020 ini hanya mendapatkan anggaran DAK untuk penanganan stunting sebesar Rp. 228.390.000.

Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan yang dimintai tanggapan oleh media ini meminta seluruh kabupaten kota di Papua Barat agar serius menangani persoalan stunting, tidak peduli dengan besaran anggaran yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan.

“Saya kira tahun ini semua kabupaten/kota akan jadi lokus penanganan stunting di Papua Barat termasuk Mansel. Tidak hanya di Papua Barat, tapi juga seluruh Indonesia menjadi lokus stunting. Yang namanya anggaran itu, pasti semua orang mengatakan kecil, tapi dengan anggaran yang ada kita maksimalkan untuk penanganan program dengan lebih baik,” ujar Parorongan.

Disinggung soal target penuntasan stunting di Papua Barat, Parorongan mengatakan akan terlebih dahulu memantau progres penanganan tiap tahunnya dengan melakukan evaluasi.

Untuk diketahui, khusus untuk kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), dalam penanganan Stunting selain akan ditangani Dinas Kesehatan, tetapi juga penanganannya direncanakan akan diintervensi dengan anggaran dari dana desa di seluruh kampung yang ada.

Untuk menangani stunting, pihak PKK Kabupaten Mansel melalui Ketua PKK, Nyi Sri Lestari Waran beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi pun menyatakan siap bahu membahu bersama pihak terkait untuk menurunkan angka stunting melalui program pemberian makan tambahan maupun beberapa program terkait lainnya di wilayah ini.[MDR/R1]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *