NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Sudah 103 Pendaftar, Rekrutmen PPD Sempat Diperpanjang

1 Mins read

Komisioner KPU Mansel, F. Makabori didampingi sekretaris KPU Mansel, Eduard KaretFOTO KEMA

MANSEL– Hingga penutupan pendaftaran Panitia Pemilihan Distrik (PPD) 24 Januari 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mansel, sudah sebanyak 103 peserta yang mengembalikan berkas.

Sebelumnya ada sebanyak 120 orang yang mendaftarkan diri, untuk merebut posisi anggota PPD di 6 distrik.

Ketua KPU Mansel, Anton Wopari melalui anggota Komisionernya, F. Makabori saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya terpaksa memperpanjang lagi selama tiga hari sesuai anturan KPU RI.

“Kami terpaksa memperpanjang lagi pendaftaran, karena jumlah calon pendaftar untuk Distrik Tahota kurang satu orang. Sementara sesuai PKPU itu dua kali dari jumlah. Tanggal 24 Januari kemarin itu penutupan pendaftaran. Artinya kalau PPD lima orang berarti harusnya 10 orang. Ini baru sembilan. Akhirnya kami perpanjang tiga hari sesuai aturan. Waktu kami perpnjang satu hari langsung ada yang daftar, sehingga sudah lengkap jadi 10 untuk calon distrik Tahota,” ujar Makabori didampingi sekretaris KPU Mansel, Eduard Karet.

Sehingga saat ini lanjut Makabori mereka tengah melakukan verifikasi berkas untuk selanjutnya diumumkan yang lolos berkas ketahap berikutnya paling lambat Rabu (29/1).

Sesuai berkas yang masuk, lanjut Makabori, jumlah calon anggota PPD dari masing-masing distrik yakni untuk Distrik Ransiki sebanyak 40 orang yakni 27 pria dan 13 wanita. Distrik Oransbari sebanyak 12 orang yakni 10 pria, dan perempuan 2. Distrik Momi Waren sebanyak 18 orang, 16 pria dan 2 perempuan.

Sementara Distrik Tahota sebanyak 10 orang, 9 pria dan 1 wanita. Distrik Nenei seluruhnya 13 pria, dan Distrik Dataran Isim sebanyak 11 orang seluruhnya pria.

Dalam perekrutan tambah Makabori, mereka akan pertimbangkan anggota yang berpengalaman dan tetap memperhatikan kuota 30 persen perempuan.

“Khusus untuk kuota perempuan kami tidak memaksakan jika tidak ada yang mendaftar. Karena peserta perempuannya minim mendaftar,” kata Makabori.

Ia juga menambahkan, khusus untuk tahap seleksi tes tertulis akan dilakukan secara konfensional atau tidak secara online (cat) dengan pertimbangkan jaringan internet di Mansel yang kurang mumpuni, termasuk anggaran untuk menyewa komputer atau pengadaan komputer untuk peserta tes.

“Soal ini, kita akan terus koordinasi dengan KPU Provinsi. Kami tetap menjamin keamanan dan kerahasiaan soal. Artinya kita baru rapat pleno, kunci soal akan kita plenokan. Sehingga menjadi bukti hukum yang sama kuatnya dengan hasil cat,” pungkasnya.[MDR/R1]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *