NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Kajati PB: Preventif Ada, Namun Jika Masih Membandel, Kita Sikat!

1 Mins read

MANSEL– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat Yusuf SH, MH, mengaku jika dalam pemberantasan kasus korupsi, ada upaya tindakan preventif dengan melakukan berbagai program strategis.

Namun jika masih ditemukan oknum yang sengaja melakukannya dan membandel, maka pihaknya tidak akan tanggung-tanggung memprosesnya.

“Kasus itu nggak ada besar atau kecil, semua kasus itu harus diselesaikan. Nda ada pilihan besar atau kecil, karena pembangunan itu bermuara untuk kesejahteraan masyarakat. Setiap kasus biasanya disebabkan karena kebutuhan, karena memang kesengajaan dan juga karena keserakaan. Sudah kita ingatkan, lagi dan lagi, maka kita sikat aja,” tegas Yusuf saat dikonfirmasi wartawan di Ransiki, Selasa (28/1).

Dia mengatakan, proyek yang menggunakan dana APBN, selama ini sudah dilakukan pulbaket oleh pihaknya.

Untuk menghindar hal itu terjadi, sambung Yusuf, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan, seperti melakukan sosialisasi pembekalan penegakan hukum preventif, khususnya dalam rangka optimalisasi percepatan pembangunan di daerah.

“Kita mengedepankan preventiv, dalam rangka pelaksanaan pembangunan cepat, tepat waktu dan tepat sasaran. Olehnya, jaksa itu harus benar-benar menjadi sahabat masyarakat. Selain itu, ada juga program pencegahan seperti program jaga desa dan jaksa menyapa,” terangnya.

Dia juga menambahkan, jika saat ini telah adanya aparat pengawasan intern pemerintah (APIP). Kehadiran APIP ini dapat dikoordinasikan, jika ada unsur tindak pidananya, maka kita berusaha untuk menekan semaksimal mungkin sehingga jangan sampai terjadinya kebocoran keuangan negara.

Dalam pernyataannya, Yusuf juga mengaku, jika dalam penyelesaian setiap kasus, pihaknya juga akan tetap menghormati kearifan lokal dan adat istiadat setempat.

“Ini juga kita butuhkan dalam rangka penegakan hukum dan lebih pada memberdayakan masyarakat desa. Kita juga akan mengupayakan dan mengoptimalkan peran jaksa pengacara negara, untuk turut menjaga ketentraman, kenyamanan dan ketertiban umum dengan program jaksa masuk desa, jaksa masuk sekolah, program jaga negeri, cegah tangkal, pakem pengawasan, dan program lain yang mendukung pemerintah daerah,” jelasnya lagi.

Dia menambahkan juga, Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar Kejaksaan dorong program satgas investasi, sehingga investasi itu tidak terganggu, seperti dengan penyederhanaan regulasi, agar orang bisa masuk berinvestasi di daerah.

Dia melanjutkan, kegiatan kunjungan saat ini dengan pemerintah daerah serta masyarakat pun dimaksudkan agar ada pencegahan.

“Kan masalah ini akan selesai apabila kita bersinergi. Ingat bahwa kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus bergandengan tangan untuk memajukan negeri ini, khusus di Mansel dan Papua Barat,” pungkasnya.[MDR/R1]

Related posts
Manokwari SelatanPendidikan

Pemkab Mansel mendukung Pembentukan CDP untuk Urai Persoalan Pendidikan SMA

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Rencana Dinas Pendidikan Papua Barat akan bentuk empat Cabang Dinas Pendidikan (CDP) mendapat Dukungan dari Pemda Manokwari Selatan (Mansel). Diketahui, realisaikan kebijakan…
Manokwari SelatanPendidikan

Upaya Disdik Mansel Menghadap Tuntutan Pendidikan Berbasis Teknologi Ditengah Keterbatasan

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Pendidikan berbasis teknologi dirasa belum maksimal di Manokwari Selatan (Mansel). Padahal, Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek) tengah mengupayakan perbaikan dalam…
Manokwari Selatan

Pelaksanaan UAS Tingkat SD Kabupaten Manokwari Selatan, Ketat Prokes

1 Mins read
PENTUL,MANSEL
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *