NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Kajati PB dan Bupati Mansel Teken Hibah Tanah 5 Hektar

1 Mins read

MANSEL– Saat melakukan kunjungan kerjanya pertama kali ke Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Yusuf SH, MH, menerima hibah tanah seluas 5 hektar dari Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran.

Tanah tersebut akan difungsikan untuk pembangunan kantor Kejaksaan Negeri Mansel dan rumah jabatan serta rumah dinas Kejari Mansel.

Penyerahan hibah tanah tersebut ditandai dengan penandatanganan oleh Bupati dan Kajati di ruang pertemuan kantor Bupati, Selasa (28/1) yang dihadiri seluruh pimpinan OPD, Kapolres Mansel, Sekda Mansel serta sejumlah Kepala Kampung, dan seluruh Kepala Distrik di Mansel.

Saat meninjau langsung lahan tersebut di Kampung Sabri atau tepatnya di jalan Baypass Ransiki, Kajati Yusuf, menyebutkan akan menyampaikan hal tersebut kepada atasan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Mansel yang sudah menyediakan lahan ini untuk Kejari Mansel. Rencana saya juga untuk melakukan pemetaan dan melihat kewilayahan apakah nanti memenuhi persyaratan untuk kejaksaan atau tidak. Kita akan merekomendasikan kepimpinan, supaya ini segera direspon baik,” ujar Yusuf.

Kehadiran Kejaksaan Negeri kata dia, memang penting untuk daerah seperti Mansel, dalam rangka mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat serta ingin sejajar dengan daerah lain.

Namun, sambung Yusuf, untuk dibangunnya sebuah Kejaksaan Negeri tentu membutuhkan waktu, dimana kita harus memenuhi sejumlah kriteria atau persyaratan yang ada.

“Pembangunan butuhkan proses, ada haknya APBN, ada haknya APBD. Nanti kita harus koordinasi dengan Kejagung terkait persyaratan-persyaratan tadi. Dari jumlah perkara, jumlah penduduk, pendapat perkapita, dukungan Forkompimda, DPRD serta masyarakat Papua. Terus terang, masih banyak faktor dari wilayah itu dijadikan sebagai kesatuan dukungan yang utuh untuk memenuhi persyaratan MenpanRB, walapun kuotanya sudah ada,” jelasnya panjang lebar.

Setelah memenuhi persyaratan, lanjut dia, dilanjutkan dengan supervisi yang dilakukan MenpanRB, dimana mereka akan turun langsung ke Mansel.

“Nanti MenpanRB yang menilai, ada tim supervisi, kalau sudah layak maka segera dibangun. Kalau sudah beres berarti ada dana hibah Pemda, karena lokasinya ada di kabupaten. Bisa juga didanai DIPA anggaran dana dari Kejaksaan Agung RI,” pungkasnya.[MDR/R1]

Related posts
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Manokwari Selatan

Bupati dan Wabup Mansel Pimpin Evaluasi Pelaksanaan Refocusing Anggaran

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemda Manokwari Selatan (Mansel) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan refokusing anggaran guna mendukung penanganan pandemi covid-19. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat…
Manokwari Selatan

Markus Waran Teken MOU Pengembangan KSPN

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan melakukan penandatanganan MOU bersama Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari dan Pemkab Pegunungan Arfak. MOU itu terkait pengembangan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *