NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

400 Ha Hutan Manggrove Waranggui Mansel akan dijadikan Pusat Studi Wisata

1 Mins read

MANSEL– Setelah melakukan agenda peletakan batu pertama pembangunan Gereja Sinai Sabri dan meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Pratama Ellia Waran, Jumat (21/2) siang di Oransbari, Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran, bersama rombongan melakukan agenda terakhirnya yakni mendatangi hutan manggrove Waranggui, dengan luas sekitar 400 hektar.

Sebelum tiba di hutan Manggrove, Bupati bersama rombongan terlebih dahulu tiba di Pantai Muari sekitar pukul 15.00 WIT. Setibanya di sana, rombongan Bupati telah dinanti Ketua DPRD Mansel, Moses Anari.

Beberapa saat bercengkraman dan melakukan persiapan, Bupati dan Ketua DPRD yang didampingi kabid Binamarga, Soni, T bersama sejumlah wartawan lokal mulai menyusuri bibir Pantai Muari Oransbari sejauh 2 km dengan berjalan kaki.

Setelah berjalan kaki sejauh 2 km, rombongan tiba di Muara Waranggui. Di situ ada sebuah motor tempel sudah menanti rombongan Bupati dan Ketua DPRD.

Sebelum beranjak naik ke atas motor tempel, rombongan Bupati berkesempatan mengambil beberapa gambar bersama termasuk foto di atas lokasi wisata pasir timbul di Muara Kali Waranggui.

Selepas itu, rombongan mulai menyusuri Muara Kali Waranggui untuk melihat lebih dekat kondisi dan potensial wisata dari hutan manggrove.

Menyusuri Muara Kali Waranggui yang mengular, dan keindahan anak-anak muara yang bercabang-cabang seolah membelah hutan manggrove nan cantik, rombongan juga berkesempatan menyaksikan kelompok burung bangau berbagai jenis terbang liar dan bersuara indah di antara hutan manggrove di Muari Kali Waranggui.

Keindahan hutan manggrove dipercantik dengan kali Waranggui dan anak-anak sungai yang mengular dan suara kicauan burung hutan pun membuat sejumlah wartawan yang ikut dalam rombingan ikut tercengang dan kagum dengan keindahan hutannya.

“Hutan manggrove kita menurut data hampir 400 hektar. Hari ini kita menelusuri hutan ini untuk melihat potensi yang bisa kita kelola jadi tempat wisata,” ujar Bupati.

Sebelum mengelola hutan manggrove kata Bupati, pihaknya berencana membangun jalan dari Kampung Tua Oransbari menuju hutan Manggrove.

“Hari ini kita lihat langsung di lapangan, setelah ini akan kita rencanakan pembangunan jalan. Setelah jalan jadi baru kita kelola hutan ini seperti membangun cafe dan tempat bermain maupun tempat belajar bagi yang studi di bidang kehutanan, khususnya hutan manggrove ini,” kata Bupati.

Keindahan hutan manggrove dan keindahan bibir pantau skeitar juga di puji Kabid Bina Marga, Soni T.

“Wisata kita di Manokwari Selatan juga tidak kalah dengan Raja Ampat. Mereka mempunyai keindahan pantai kita punya hutan manggrove dan pantai dan memiliki pasir timbun,” singkat Soni.[MDR/R1]

Related posts
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Manokwari Selatan

Bupati dan Wabup Mansel Pimpin Evaluasi Pelaksanaan Refocusing Anggaran

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemda Manokwari Selatan (Mansel) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan refokusing anggaran guna mendukung penanganan pandemi covid-19. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat…
Manokwari Selatan

Markus Waran Teken MOU Pengembangan KSPN

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan melakukan penandatanganan MOU bersama Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari dan Pemkab Pegunungan Arfak. MOU itu terkait pengembangan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *