NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

aga Biota Laut, Bupati : Jangan Gunakan Bom Ikan

1 Mins read

MANSEL– Menjaga dan melestarikan biota laut di wilayah perairan Manokwari Selatan, Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran, meminta kepada warga nelayan di Mansel untuk tetap menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak harus menggunakan bom.

“Saya pikir banyak potensi laut kita bisa dijadikan sumber pendapat maupun untuk makanan sehari-hari, sehingga saya meminta mari kita jaga alam. Ketika alam kita jaga, maka alam pun akan menjaga kita, seperti apa yang disampiakan bapak gubernur. Bagi nelayan mancing atau mencari ikan jangan gunakan bom atau pukat harimau, tapi tangkaplah ikan dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, kita tangkap untuk kebutuhan saja,” himbau Bupati saat acara lomba mancing mania yang digelar Rindam XVIII Kasuari di Momi Waren akhir pekan lalu.

Bupati mengatakan, bilamana nelayan dalam aktivitasnya menggunakan penangkap tidak ramah lingkungan seperti alat peledak atau pukat harimau, maka akan merusak biota laut dan mengganggu ekosistem laut di masa yang akan datang.

Bupati berharap semua warga harus bersama pemerintahan untuk menjaga biota laut yang ada.

Pada kesempatan ini Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menangkap penyu belimbing yang semakin hari populasinya makin berkurang di kawasan ini.

“Warga masyarakat Momi Waren, jangan sampai macam tahun-tahun sebelumnya, ada yang bunuh penyu belimbing lagi, karena sudah ada larangannya. Kalau ada yang bunuh penyu belimbing lagi, kita akan proses hukum, karena penyu belimbing ini sudah langkah di dunia,” tambahnya lagi.

Untuk itu Bupati berharap warga untuk memahami hal itu demi anak cucu ke depan.

“Nah keberadaan penyu belimbing yang makin sedikit ini jika kita lindungi maka membawa potensi wisata buat kita, karena penyu ini unik,” kata Waran.

Masih di tempat yang sama, ketika dikonfirmasi wartawan terkait rencana Pemkab Mansel akan masukan agenda lomba mancing mania ke dalam agenda rutinan tahunan untuk mempromosikan wisata bahri Mansel, Markus Waran membenakan hal itu.

“Ini kita lihat dari simpatisan dan kemauan dari nelayan pada perlomabahan ini, ternyata luarbiasa. Untuk itu, kedepan tidak seperti ini lagi lomba mancing tapi kita akan buat dalam iven besar yang nantinya akan inklut semua kegiatan dalam satu kegiatan,” ujar Bupati.

Hal itu lanjutnya, sebagai langkah Pemkab Mansel dalam perkenalankan dan mempromosikan wisata bahari gunung botak.

“Kita buat menjadi kegiatan rutin tiap tahun. Jadwalnya akan kita sesuaikan dengan musim, agar aman bagi peserta kegiatan. Tapi akan kita pertimbangkan matang sebelum diputuskan rencana ini, sehingga kegiatan benar-benar meriah dan mengundang banyak wisatawan masuk ke Mansel,” tutup Waran.[MDR/R1]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *