NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Inspektorat PB Apresiasi Capaian LPPD Pemkab Mansel

1 Mins read

MANSEL– Auditor Inspektorat Papua Barat, Nanci Polhaupessy, mengapresiasi capaian penyusunan laporan penyelenggaraan daerah (LPPD) tahun 2018 oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Manokwari Selatan.

Dari hasil evaluasinya, Kabupaten Manokwari Selatan menduduki urutan ke 8 dari 12 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat yang diumumkan tahun 2019 lalu.

Hal itu disampaikan Nanci saat memberikan materi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) LPPD tahun 2019 Kabupaten Manokwari Selatan yang digelar oleh Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada Setda Mansel, yang berlangsung di aula Masjid An Nur Ransiki, Kamis (27/2/20).

Menurut Naci, apa yang diraih Manokwari Selatan dalam hal penyusunan LPPD saat itu telah melambung 4 daerah lainnya di Papua Barat. Padahal Kabupaten Manokwari Selatan saat itu baru pertama kali melakukan penyusunan LPPD.

“Dari hasil evaluasi ini, terus terang membuat kepala Inspektorat Papua Barat juga Kaget, karena diluar dugaan. Tidak sia-sai saya datang ke sini, selaku ketua penyusun. Pak Inspektorat kami juga kaget, Manokwari Selatan urut ke 8 walapun baru pertama kali menyusun LPPD, beliau mengapresiasi atas hasil kerja saat itu,” akunya.

Dia mengaku, capain tersebut sudah masuk dalam prediksi awal dirinya, selama dirinya bersama timnya mengumpul data untuk membuat LPPD dari masing-masing OPD di Mansel saat itu.

Nanci menambahkan posisi tersebut akan mengalami peningkatan, asalkan ada kemauan dari tim penyusunan LPPD Kabupaten Mansel sendiri, dengan melakukan perbaikan yang masih kurang.

“Maka bimbingan teknis hari ini, sangat penting untuk kita mengikuti. Untuk mengetahui apa saja kekurangan tahun lalu,” tambahnya.

Selanjutnya, Nanci juga membeberkan satu persatu koreksian LPPD tahun 2018 yang perlu diperbaiki bersama oleh Tim dari masing-masing Organiasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengikuti kegiatan Bimtek saat itu.

Sebelum melanjutkan materi, Nanci juga mengajak kerjasama dan dukungan penuh dari peserta utusan OPD, agar capaian laporan LPPD tahun 2019 yang batas akhir pengumpulan data pada 31 Maret mendatang, mengalami kemajuan dari LPPD 2018.

“Kenapa kita harus susun LPPD, mungkin ada yang berpikir bahwa lakip lebih penting atau laporan keuangan lebih penting. Memang semua itu penting, tapi semua akan dirangkum dalam LPPD. Untuk itu diperlukan pengetahuan, keseriusan dan kerja sama yang baik,” pungkas Nanci.(MDR/R1)

Related posts
Manokwari Selatan

Markus Waran Diundang Bank Indonesia Papua Barat Jadi Pembicara 

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bupati Manokwari Selatan Markus Waran di undang kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat ke Kabupaten Tambrau, menjadi pembicara bagi petani Kopra…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Bank Indonesia Bantu Tiga Mesin Pengolahan Coklat Batangan kepada Koperasi Ebier Shut

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat, menyalurkan tiga buah mesin senilai Rp.200 juta kepada rumah produksi pengolahan coklat batangan milik koperasi Ebier…
Manokwari Selatan

Gebrakan Kadis DLH, Mulai Jemput Sampah Rumah Tangga di Oransbari

1 Mins read
PENTUL, ORANSBARI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari Selatan (Mansel) tengah mencari solusi mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut. Kepala DLH Mansel Christofol Mandacan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *