NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

28 Putra Mansel Ikut Pendidikan Prajurit TNI AD di Rindam Kasuari

1 Mins read

Sekda Mansel, dr. Hengky V . Tewu, Kapolres Mansel, Danrindam foto bersama Petrus Saiba, pemenang penarikan undian berhadiah sepeda motor pada puncak HUT Rindam XVIII/Kasuari.

MANSEL,- Sejak diresmikan 28 Februari 2019, Rindam XVIII Kasuari terlah melahirkan 197 TNI AD.

Prajurit tersebut adalah angkatan pertama prajurit TNI AD yang dididik dan di gembeleng menjadi prajurit tamtama di Rindam XVIII/Kasuari yang berada di Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan.

Komandan Rindam XVIII/Kasuari, Kolonel Informasi Ignasius Tri Joko Sulistio mengatakan dari 197 Tamtama tersebut, 10 diantaranya adalah anak asli Papua dari Kabupaten Manokwari Selatan.

“Untuk Manokwari Selatan sudah ada 10 kita didik pada angkatan pertama,”kata Tri Joko.

Pada angkatan kedua ini, kata Tri Joko, terdapat 218 calon prajurit tamtama TNI/AD sedang mengikut Pendidikan Pertama Tamtama (Diikat) Rindam Kasuari XVIII/Kasuari.

“Dari jumlah tersebut ada 18 prajurit anak asli Papua dari Kabupaten Manokwari Selatan. Mereka sebentar lagi akan dilantik sebagai prajurit TNI AD,”jelasnya.

Tri Joko mengaku belum semua anak asli Papua dari enam distrik di Kabupaten Manokwari Selatan yang mendaftar diri sebagai calon prajurit TNI AD.
Karena itu dirinya berharap, distrik-distrik seperti Nenei, Tahota dan Isim bisa mengutus putra terbaik nereka, untuk dididik sebagai prajurit TNI AD di Rindam XVIII/Kasuari.

“Saya bilang sama Manokwari Selatan ini seperti ini seperti dari Dataran Isim, Tahota dan Nenei, belum ada anak -anak dari sana yang mendaftar, untuk mengikuti seleksi dan kemudian bisa dididik sebagai calon prajurit TNI AD disini,”paparnya.

Menurutnya, keterwakilan dari masing-masing distrik itu sangat perlu. Untuk maksud tersebut, pihaknya terus mendorong para Babinsa yang ada di tiga distrik itu agar mengajak anak-anak asli disitu untuk mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi sebagai calon prajurit TNI AD.

“Satu orang saja dari situ menjadi contoh, pasti adik-adiknya pun ingin seperti kakaknya (menjadi prajurit TNI AD). Seperti yang sudah dilakukan di daerah Saukorem, Kabupaten Sorong Selatan. Awalnya hanya satu orang, sekarang sudah 3 sampai 4 orang yang ikut pendidikan disini. Makanya kami terus mendorong anak-anak dari Nenei, Tahota dan Dataran Isim,”kata Tri Joko. [MDR/R1]

Related posts
Manokwari Selatan

Markus Waran Diundang Bank Indonesia Papua Barat Jadi Pembicara 

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bupati Manokwari Selatan Markus Waran di undang kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat ke Kabupaten Tambrau, menjadi pembicara bagi petani Kopra…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Bank Indonesia Bantu Tiga Mesin Pengolahan Coklat Batangan kepada Koperasi Ebier Shut

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat, menyalurkan tiga buah mesin senilai Rp.200 juta kepada rumah produksi pengolahan coklat batangan milik koperasi Ebier…
Manokwari Selatan

Gebrakan Kadis DLH, Mulai Jemput Sampah Rumah Tangga di Oransbari

1 Mins read
PENTUL, ORANSBARI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari Selatan (Mansel) tengah mencari solusi mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut. Kepala DLH Mansel Christofol Mandacan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *