NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

DPRD Maybrat Gelar RDP Dengan Pihak Keamanan, Hasilkan Enam Kesepakatan

1 Mins read

MAYBRAT,-Sikapi kondisi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Maybrat, menyusul ada kejadian di Distrik Aifat Timur Jauh yang akhir – akhir ini menjadi perbincangan publik.

DPRD Maybrat mengambil sikap, melakukan rapat dengar pendapat bersama Kapolres Sorong Selatan , AKBP Sahat Maruli H Siregar, SH., Dandim 1802 Sorong, dan Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Sat Brimob Papua Barat, berlangsung di kantor DPRD di Kumurkek ibu kota Kabupaten Maybrat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh wakil bupati Maybrat, Paskalis Kocu dan para pimpinan DPRD dan sejumlah anggota.
Ketua DPRD, Ferdinandus Solosa, SE, usai rapat mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan fungsi DPRD yakni legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Menurut Solosa, kegiatan RDP itu berjalan lancar dan menghasilkan enam poin kesepakatan bersama antara DPRD, Pemerintahan dan Pihak Keamanan TNI/Polri demi kondusifitas daerah Maybrat kedepan.

Poin pertama, semua akan mendukung pihak keamanan dalam mengungkap pelaku serta barang bukti kasus pembunuhan salah satu anggota Brimob.

Kedua, mendudung terbentuknya Polres dan Kodim di Maybrat. Ketiga, mendukung pembentukan Pos Koramil (Posramil) dan Polsek di Aifat Timur dan Mare. Poin ke Empat, memberikan kepastian keamanan di wilayah Aifat Timur Raya, Aifat Selatan dan Mare.

Kelima, bersepakat agar masyarakat Aifat Timur Raya dan Aifat Selatan yang sempat pindah ke kampung lain pasca kejadian beberapa waktu lalu agar segera dipulangkan ke kampung masing-masing, dan poin terakhir meminta jaminan keamanan bagi lima warga yang sementara ditahan di Polres Sorong Selatan.

Solosa, menambahkan, poin-poin yang telah disepakati bersama tersebut ditandatangani oleh para pejabat daerah yang hadir yakni Wakil Bupati, Kapolres Sorsel, Dandim 1802 Sorong danKomandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Sat Brimob Papua Barat, perwakilan gereja Katolik dan GKI, serta perwakilan tokoh terkait.

“Jadi kami meminta supaya ada jaminan keamanan bagi masyarakat oleh tni polri harus ada, begitupun kelima warga yang sementara ditahan di polres agar sebatas dimintai keterangan dan kedepankan aspek kemanusiaan dalam mengikuti proses hukum yang ada, dan khusus untuk masyarakat aifat timur raya, aifat selatan, maupun mare, agar bisa kembali ke kampungnya masing-masing dan beraktivitas seperti biasa,”

“Tadi stetmen Pak Kapolres, Dadim, dan Danyon sudah jelas bahwa masyarakat yang merasa dirinya benar kembali saja, dan bagi siapa yang bersalah dia akan bertanggung jawab secara hukum” tutup Solosa. (Charles Fatie)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *