NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Awasi Penggunaan Anggaran Covid 19, Pemkab Maybrat Gandeng Kajari Sorong

1 Mins read

MAYBRAT,-Pemerintahan Kabupaten Maybrat-Provinsi Papua Barat, kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Negeri Sorong, untuk pendampingan, pengawalan akuntabilitas dana penanggulangan dan pencegahan Covid 19.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman, Kamis (14/5) di Kumurke ibu kota Maybrat.
Penandatangan dilakukan Bupati kabupaten Maybrat, Drs.Bernad Sagrim, MM, dan Kajari Sorong, I Ketut Maha Agung, SH MH. Disaksikan oleh Sekda Maybrat, ferdinandus Taa, Wakil Ketua Dua DPRD Maybrat Agustinus Tenau, para pejabat Kajari Sorong, dan sejumlah pejabat di lingkup pemda Maybrat.

Kajari dalam arahanya mengatakan, pihaknya sebatas ditugaskan untuk melakukan pendampingan hukum agar tidak terjadi penyalahgunan kewenangan dalam penanganan covid 19, bukan untuk mencampuri kegiatatan-kegiatan yang menjadi domain dan kewenangan dari pemertintah daerah.

“Disini kami tekankan bahwa, kejaksaan negeri sorong akan mengawal dan mendampingi refocusing anggaran dan relokasi untuk mempercepat, sehingga ketentuan-ketentuan itu supaya tidak dilanggar yang tidak kita ketahui, sehingga kami dari kejaksaan negeri sorong membantu literatur dari sisi hukum agar tidak melanggar hal tersebut,” ujar Kajari Sorong.

Untuk itu, Dia mengajak warga agar tidak sungkan-sungkan mengubungi pihaknya untuk menginformasikan maupun mendiskusikan hal tersebut demi tercapainya tujuan pemerintah.

Sementara Bupati berharapa kepada pihak kajari sorong agar selalu bersama-sama sinergi dengan pemda maybrat dari sisi pelayanan hukum, selain selama masa pandemi corona maupun pasca pandemi corona.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati melaporkan berbagai progress yang dilakuka jajaran pemda maybrat selama masa pandemi covid 19. Diantaranya, kebijakan pembatasan akses masuk maybrat, kebijakan pangan, mapun refocusing anggaran.

Terkait pangan lokal, kata Bupati, selain meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat serta mempertahankan pangan lokal sebagai bahan makanan alternatif di maybrat, pihaknya mengalokasikan sebagian dana untuk kebijakan dalam hal belanja pangan lokal di wilayah itu untuk disalurkan kepada nasyarakat.

“Untuk mengantisipasi agar distribusi dan daerah produksi yg selama ini kita andalkan untuk bahan makan inpor kalau macet, jadi kita antisipasi seperti pangan lokal seperti beli sagu, kita suru masyarakat masuk kebun, dan kita fasilitasi melalui dana refocusing sehingga ekonomi rakyat lokal tetap ada pendapatan,”pungkas orang nomor satu di Maybrat.(Charles Fatie)

Related posts
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Tekad Tingkatkan SDM Pertanian

1 Mins read
  PENTUL, MANSEL-Meskipun terkendala anggaran yang minim. Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian Manokwari Selatan (Mansel) akan terus dikembangkan. “SDM ini yang…
Manokwari Selatan

Wabup Rengkung Jamu Rombongan Kepala BPPSDMP Kementan, Bahas SDM Pertanian

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menyambangi…
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *