NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Jaringan Internet Kurang Memadai, Guru di Mansel Diajak Berinovasi Selama Pandemi Covid 19

1 Mins read

MANSEL,-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel)-Provinsi Papua Barat, Cristofel Mandacan, mengatakan keputusan menteri pendidikan agar belajar dari rumah selama masa pandemi Covid 19 masih berlanjut, begitu juga dengan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan.

Kepada media ini (Selas, 19/5/2020), Mandacan mengatakan, samapi saat ini pihaknya memang belum dapat melaksanakan pendidikan menggunakan video confrence seperti daerah lain, dikarenakan persediaan jaringan internet belum memadai diseluruh distrik yang ada di Mansel sampai hari ini. Namun hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi guru untuk menularkan ilmu.

“Keputusan mentri pendidikan agar belajar di rumah tetap berlaku. Saya sudah lanjutkan edaran bapak menteri itu melalui surat ke sekolah-sekolah agar belajar dari rumah selama masa pandemi ini,”kata Mandacan.

Kadis PPO Mansel, Kristofel Mandacan

Kepada para guru, Mandacan berharap keterbatasan jaringan internet tidak membatasi semangat mereka untuk menularkan ilmu kepada anak didik selama pemberlakuan belajar dirumah dimasa pandemi covid 19 ini, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan .

“Para guru, mereka harus tetap berinovasi dengan kemampuan maisng-masing. Mereka harus berpiki bagaimana agar anak-anak kita tetap menerima ilmu selama masa pandemi ini. Dengan cara mengantar materi atau tugas kerumah-rumah, mereka inovasi dengan gayanya masing-masing tapi dengan protokol kesehatan diutamakan,”harap Dia.

Menurut Mandacan, Dians Pendidikan sendiri mempunyai keinginan agar anak-anak menerima matapelajaran melalui video confrence namun jaringan internet tidak mendukung kita.
“Artinya kita punya dana dan daya. Anggaran sudah kami geser untuk kegiatan ini. Cuman kita kekurang di fasilitas pendukung jaringan internet tidak mendukung kita. Internet diwilayah kita belum merata, misalknya di kota Ransiki ini hanya sampai kampung Inden.

Kemudain di Oransbari hanya sekitaran kota saja. Lalu di momi waren hanya ada jaringan di hutan di sekitar Rindam saja, tidak merata. Kalaupun kita paksakan maka yang di kampung-kampung atau pinggiran ini akan merasa tidak diperhatikan,”jelasnya.

Berdasarkan pengelaman yang sedang terjadi, Mandacan berharap kedepanya sarana jaringan internet untuk wilayah Kabupaten Manokwari Selatan agar diperhatikan oleh kementrian terkait secara merata di enam distrik.

“Saya punya saran. Kita tau dengan adanya dunia teknologi ini sangat bantu kita semua bagaimana proses dan akses yang lebih cepat. Terutama didunia pendidikan. Tidak lagi orang kesekolah. langsugn lewat media internet, guru siswa bisa hadapan langsung melalui video, itu harapan saya kedepan. Semoga kondisi pandemi covid 19 ini memberi kita pelajaran berarti khususnya dunia pendidikan,”ujarnya.[MDR]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *