NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Bank Papua Mulai Cairkan Dana Desa di Mansel

2 Mins read

Albert Rumbino bersama Bupati Markus Waran saat menjelaskan kepada masyarakat dan aparat kampung

MANSEL,-Kepala Bank Papua Cabang Pembantu Ransiki, Albret Rumbino, mengatakan pihaknya mulai menyalurkan dana desa tahap pertama untuk 57 Kampung di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

“Beberpa kampung sudah mulai diproses pembayara. Soal jumlah kampung nanti kalau sudah selesai baru kita kirim datanya,”ujar Albert Rumbino kepada sejumlah wartawan di Mansel melalui sambungan telpon, Selasa (26/5) sore.

Singgung soal keterlambatan penyaluran Rumbono menjelaslan dikarenakan kondisi pandemi corona yang sedang terjadi sehingga urusn pemidahan fisik uang mengalami keterlambatan.

“Itu kan proses persiapan fisik uangnya saja seperti bapak bupati sampaikan tadi. Kalau jumlah besar itu kan kita harus hubungi ke Bank Indonesia juga, setelah itu baru di drop ke Ransiki. Hal teknis. Mungkin mereka menunggu lama karena itu sudah (demo), ditambah situasi begini. Om dorang juga tau kondisi kita begini jadi terkendala,”papar Rumbino.

Terkait pencairan juga dibenarkan Sekretaris Kampung Hugomot distrik Dataran Isim, Meshak Ahoren saat di wawancara wartawan di Ransiki, Selasa sore.

“Dana desa kita untuk tahap pertama sudah pencairan untuk bayar masyarakat kita yang kena dampka corona, besok kita sudah bagi kepada 80 KK yang akan terima bantuan (BLT) untuk tiga bulan punya sebsar Rp.1.800.000, perbulan enam ratus ribu,”ujarnya.

Setelah penycairan tahap pertama Dia menyampikan terima kasih kepada instansi teknis terkait dan Bank Papua.
Meski begitu, Meshk Ahoren, meminta untuk pencairan tahap berikutnya agar dilakukan tepat waktu.

“Sehingga kami tidak demo lagi. Kami demo tadi tekriat karena terlambat. Kedepa penyaluran tahap kedua tepat waktu. Untuk dinas terkait kami ucapakan terima kasih banyak karena dana sudah cari dan kami sudah bisa salurkan untuk masyarakat,”sambung Ahoren.

Meshak Ahoren juga tidak menamping jika keterlambatan yang sedang terjadi salah satu penyebabanya dikarenakan ada pemerintah kampung tertentu yang belum menyelesaikan laporan pertanggungjawaban.

Sebelumnya, Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran juga menjelaskan secara gamblang terkati penyebab terlambatnya penyaluran dana desa tahap pertama kepada 57 kampung didaerahnya kepada puluhan warga yang melakukan aksi demo di kantor Bupati Manel pada Selasa siang.

Menurut Markus Waran, lambatnya penyaluran dana desa diakibatkan adanya perintah Presiden untuk merombak anggran daerah termasuk didalamnya dana desa untuk menyikapi kondisi pandemi Corona yang sedang melanda tanah ari dan dunia.

Kondisi tersebut menyebakan tim anggaran daerah harus kembakli bekerja melakukan perombakan anggaran daerah.
Alasan lain adalah karena proses anggaran yang begitu besar harus dilakukan koordinasi dengan Bank Indonesai kembali sebelum disalurkan ke daerah.

Kemudian lanjut Bupati Waran, kebijakan pemerintahan termasuk Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan yang membatasi transportasi termasuk udara untuk menghambat penyebaran virus corona sehingga juga menghambat perpindahan fisik uang dalam jumlah besar dari Pusat ke daerah.

Masih kesmepatan yang sama, Bupati juga dengan tegas membantah isu yang diterimanya ditengah masyarakat yang menyebutkan pemerintahnya berupaya memperlambat penyaluran.[MDR/R2]

Related posts
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Tekad Tingkatkan SDM Pertanian

1 Mins read
  PENTUL, MANSEL-Meskipun terkendala anggaran yang minim. Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian Manokwari Selatan (Mansel) akan terus dikembangkan. “SDM ini yang…
Manokwari Selatan

Wabup Rengkung Jamu Rombongan Kepala BPPSDMP Kementan, Bahas SDM Pertanian

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menyambangi…
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *