NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Ikuti Bimtek Ditengah Pandemi di Sorong, Tokoh Muda Ini Sorot DPRD Maybrat

1 Mins read

MAYBRAT,PTC-Ditenga masalah pandemi Covid 19, sedikitnya 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maybrat dikabarkan mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) terkait LKPJ Bupati tahun 2019 di kota Sorong Papua Barat, yang masih dalam status sona merah.

Agenda DPRD itu pun menuai kontroversial dikalangan publik Maybrat.

Seblom Ibiah, tokoh muda Maybrat ikut memberikan komentar.
Kepada media ini Dia menilai, pemerintah dalam hal ini DPRD Maybrat tidak konsisten dengan himbauannya sendiri agar masyarakat tidak beraktivitas ke wilayah pandemi Corona/Zona merah, termasuk kota Sorong.

“Himbauan pemerintah melalui presiden Jokowi kan sudah jelas ya, situasi Covid 19 ini kan kita Maybrat masih dalam zona hijau sehingga kita masuk wilayah new normal, sedangkan Sorong itu zona merah, ini kenapa harus dilakukan, di hotel vega situ, kenapa tidak bisa dilakukan saja di Maybrat,” tegas Ibiah kepada media di depan kantor bupati Maybrat pada, Selasa(16/6/2020).

Atas kejadian tersebut, Ibiah merasa lucu dengan sikap DPRD Maybrat yang melanggar himbauannya sendiri.

“Mereka yang melarang kok mereka yang melanggar, ini kan lucu”tandas Ibiah.

Menurutnya, aktivitas kegiatan pemerintahan seharusnya sudah bisa dilakukan di Maybrat agar menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) yang masih rendah, selain itu bagi dia, Maybrat juga masih punya banyak gedung bahkan akses internet yang memadai.

“Anggran yg ada itu gedung-gedung yg ada disini bisa dipake atau disewa supaya anggran itu kembali ke daerah sendiri, sampai sekarabg di Maybrat kita tidak punya PAD, ini harus dilakukan di Maybrat supaya anggran itu bisa kembali ke kas daerah sendiri, kita masih punya banyak gedung yabg bisa dipake, ada di aifat di ayamaru, di intinyo, bahkan akses internet juga kita punya lancar, ada 4G, ini semua kita bisa gunakan di kita punya daerah sendiri,”tandasnya lagi.

Ibiah berharap dengan adanya momen bimtek LKPJ pemerintah oleh DPR ini, agar bisa memantapkan diri dengan baik guna mengawal LKPJ Bupati, pasalnya di DPR sendiri, menurut dia masih terkesan lamban dalam mengawal kebijakan sebagaimana fungsinya.

Sementara, Sebastian Bame, Anggota DPRD Maybrat ketika dihubungi media pada, 15/6/2020, pukul 19.07 WIT menjelaskan bahwa, kegiatan bimtek itu dilakukan oleh pemateri dari kemendagri secara virtual, dengan tujuan memperkuat potensi SDM para DPR sebelum nantinya kegiatan sidang LKPJ Bupati usai laporan hasil pemeriksaan (LHP) oleh BPK ke pemerintah dan selanjutnya ke DPR.

“Jadi ini bimtek oleh pemateri dari kemendagri, ini langsung virtual, kita tidak bisa dilakukan di Maybrat jaringannya kurang baik, ini dilakukan DPR dengan tujuan peningkatan kapasitas yang lebih baik untuk membela rakyat nantinya,”pungkas Sebastian.(Charles Fatie/R2)

Related posts
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Manokwari Selatan

Bupati dan Wabup Mansel Pimpin Evaluasi Pelaksanaan Refocusing Anggaran

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemda Manokwari Selatan (Mansel) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan refokusing anggaran guna mendukung penanganan pandemi covid-19. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat…
Manokwari Selatan

Markus Waran Teken MOU Pengembangan KSPN

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan melakukan penandatanganan MOU bersama Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari dan Pemkab Pegunungan Arfak. MOU itu terkait pengembangan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *