NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Lagi, Satu Pasien di Mansel Reaktif Rapid Test

1 Mins read

MANSEL,PTC- Lagi, satu pasien asal puskemas Momi Waren distrik Momi Waren, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari untuk dilakukan perawatan lebih lanjut setelah reaktif rapid test, setelah pemeriksaan di puskesmas Momi Waren.

Hal ini dibenarkan ketua Satgas Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Mansel dr. Hengki V. Tewu yang dihubungi wartawan di Mansel melalui sambungan teleponnya pada Kamis (18/06/20) malam.

“Kalau rapid test positif kan (reaktif), ini alat bantu untuk bertindak cepat. Akan tetapi diagnosa Covid harus melalui PCR, sehingga kita harus tunggu hasi PCR tersebut,”kata mantan kepala dinas Kesehatan Kabupaten Mansel yang saat ini menjabat Sekda Mansel.

Dirinya menambahkan, yang bersangkutan mengalami keluhan salah satunya sesak napas sehingga perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut.

“Dia dari kemarin, dan kita perlu menjelaskan kepada keluarganya bahwa kasus ini butuh penangan lebih lanjut. Kalau terkait swab, sebetulanya diambil dari Momi Waren atau Ransiki juga bisa, namun pasien ini dari Sorong dan ini merupakan transmisi local. Dia dari Sorong tanggal 8 Juni masuk ke Momi Waren dengan menggunakan jalan darat,”jelas Hengki.

Hengki menambahkan bahwa pihaknya sedang menelusuri siap saja yang kontak langsung dengan pasien tersebut sekalipun belum ada hasil PCR.

“Mereka harus siap dirapid dan karantina mandiri. Jadi kalau hasil PCR nya positif, maka yang kontak dengan dia, tidak ada piliha lain harus di swab. Kalau untuk rapid saat ini untuk mereka belum, kami upayakan yang mengarahkan kepada yang wajib-wajib,”tandas Hengki.

Menurut Hengki lagi, untuk hasil PCR sebenarnya bisa dilakukan di Manokwari saja, akan tetapi di Manokwari belum sampai pada tahap mengeluarkan hasil diagnosa sehingga hasilnya harus dikirim ke Makassar.

“Semenatra hasil PCR sendiri kan memerlukan waktu karena dilaboratorium sendiri harus antri,”tambah Hengki.

Sambung Dia lagi,“Kita sudah menghimbau kepada masyarakat yang melakukan kontak dengan yang bersangkuatan bisa hasilnya posiitif. Jadi, mereka yang telah kontak dengan yang bersangkutan berarti kita minta agar menaati protokor kesehatan,”pungkas Hengki.[***R2]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *