NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

BUMDes Pertama di Maybrat, Gagasan Fransiskus Xaverius Akhirnya Diresmikan oleh Bupati

2 Mins read

MAYBRAT,PTC- Bupati Maybrat, Bernad Sagrim diwakili Asisten Dua Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Maybrat Engelbertus Turot, SP, M,Si meresmikan BUMDes Mart milik pemerintahan kampung Neset distrik Aifat Utara.

Engelbertus usai peresmian mengungkapkan, Kehadiran BUMDes Mart Neset merupakan satu-satunya dan pertama kali di Maybrat, untuk itu dia berharap, kehadiran BUMDes dengan sebutan setempat kampung Mart (K-Mart) itu bisa memberi rangsangan bagi kampung bahkan distrik lainnya di Maybrat.

“BUMDes ini dia hadir memberi contoh bahkan sebagai pilot project bagi distrik lain di wilayah Kabupaten Maybrat ini” Jelasnya.

BUMDes Mart ini, menurut Engelbertus, keberadaannya membawa dampak positif bagi warga setempat. Olehnya Dia berharap masyarakat memanfaatkannya sebagai wadah dalam menumbuhkan jiwa kreativitas dalam berwirausaha.

“BUMDes yang ada ini sebagai wadah untuk warga disini (Neset-red) dan juga sebagai tempat mereka berkreasi serta kembangkan diri dalam berwirausaha, selain itu juga memperpendek masyarakat untuk tidak perlu turun ke sorong berbelanja barang lagi,”kata Engelbertus.

Engelbertus menambahkan, kehadiran BUMDes Mart juga membuktikan bahwa warga asli Papua di Maybrat sebenarnya mempunyai jiwa dasar kewirasuahan namun perlu sentuhan dan dorongan dari komponen untuk merangsang dan memoles kemampuan dalam berwirausaha.

“Kadang-kadang kita orang Papua banyak mengeluh, kenapa itu pendatang bisa baru kami tidak bisa, padahal peluang dan kesempatan selalu ada, hanya kita sendiri tidak pernah manfaatkan peluang yang ada dengan baik. Padahal kita juga memiliki jiwa wiraudaha yang kuat hanya saja kita tidak berani mengeksplorasi bakat kita itu,”ungkapnya.

“Bukti kita punya potensi berdagang ya. Lihat saja mama-mama, bapak-bapak banyak yang gelut disitu, cuma belum ada pendampingan secara baik dari kita pemerintah sendiri,” Imbuhnya.

Dia berharap, dengan hadirnya BUMDes gagasan intelektual asal Kampung Neset yakni Fransiskus Xaverius Tenau ini, kiranya memberi rangsangan serta perhatian penuh oleh pemerintah Maybrat.

“Semoga ini bisa membawa rangsangan bagi kami pemerintah agar adanya perhatian serius, terutama melalui OPD-OPD terkait misalnya dinas koperasi dan perdagangan, pemberdayaan masyarakat Kampung, atau sektor pertanian dan sebagainya,”harapnya.

Lebih lagi, ia mengaku, secepatnya akan memberi masukan serta saran kepada Bupati sebagai pengambil kebijakan terkait pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Harapan kami, apa yang ada ini masyarakat mendukung penuh, terutama warga yang ada disini, baik itu jaga keamanan, dan kekompakanya,”tutupnya.

Hal senada disampaikan kepala distrik Aifat utara, Philipus Fanataf. Ia pun turut beri apresiasi kepada warga Neset, terutama frans Tenau yang menurutnya telah merealisasikan kebijakan sebagaimana amanat prioritas dari dana desa itu sendiri salah satunya adalah kegadiran BUMDes.

Menurutnya, kebanyakan Kampung bahkan distrik selama ini dalam melaksanakan program dominannya masih berorientasi pada pembangunan fisik.

“Jadi hari ini Kampung Neset melalui pak Frans sudah mulai membuka tabir ini, saya berharap semua wilayah bisa ambil dampak positif di Kampung ini,”kata Dia, menambahkan.

Ia berjanji, dalam waktu dekat akan menemui pihak pemerintah dalam hal itu Bupati untuk berupaya menyeragamkan harga diwilayah itu yang dinilainya tidak sama antara pedagang.

“Tadi sudah diutarakan pak Frans, harga disini dan sorong sama, jadi mari kita semua berbondong-bondong kesini, saya juga dalam waktu dekat akan ketemu pemerintah untuk bicara terkait harga di wilayah ini agar jadi satu harga untuk kios-kios yang lainya, saya sudah ambil data kios-kios yang ada agar tidak naik turun untuk kios2 ini,”ungkasnya (Charles Faried/R2)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *