NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Kegiatan Melibatkan Masyarakat Banyak di Mansel, Telah Dibarengi Protokol Kesehatan

1 Mins read

MANSEL,PTC-Pasca penetapan masa new normal mulai 22 Juni 2020, tidak hanya aktivitas pemerintahan daerah Kabupaten Maokwari Selatan (Mansel) diwajibkan menjalankan protokol kesehatan untuk menghidari penyebaran Covid 19.

Belakangan, antusias pemberlakuan protokol kesehatan sesuai pantauan media ini mulai diikuti oleh masyarakat umum khsusnya para panitia-panitia kegitan masyarakat yang melibatkan banyak orang.

Seperti yang dijalankan panitia peletakan batu pertama gedung gereja baru Pentakosta di Tanah Papua Jemaat Bukit Sion Aibone di Ransiki pada Jumat (3/7) lalu.

Dipintu masuk lokasi kegiatan, panitia menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi hand sanitizer beserta petugas kesehatna untuk memeriksa suhu tubuh.

Dalam kesmepatan tersebut selain masyarakat dan para undangan, tak terkecuali Bupati Markus Waran didampingi Asisten II pada Setda Mansel, Jan Adiri Mandowen yang melengkapi diri dengan masker juga mengikuti protokol kesehatan oleh panitia sebelum dan sesudah kegiatan berakhir, termasuk penerapan jaga jarak.

Tidak berbeda jauh, penerapan protokol kesehatan juga dijalani oleh panitia kegiatan peresmian rumah pastori jemaat GKI Efata Idoryeki Klasis Ransiki pada Sabut (27/6) sebelumnya.

Para tamu undangan dibagi masker dan wajib ukur suhu tubuh oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Momi Waren, dan sebelum masuk tempat kegiatan para tamu undangan termasuk Sekda Mansel, Hengky Veki Tewu bersama Asisten II, Jan Adiri Mandowen harus mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat disetiap kegiatan banyak orang ini di tanggap baik oleh masyarakat Mansel.

V. Nenu, warga Ransiki ketika diminta tanggapan oleh media ini memberikan apresiasi atas penerapan protokol kesehatan di masa nuw normal saat ini.

Dia menuturkan, kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan perlu diapresiasi dan harus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

Sehingga mengikuti menerapakan protokol kesehatan disetiap kegiatan yang melibatkan banyak orang yang berguna meminimalisir penularan Covid 19.

“Ya..saya pikir sangat bagus. Ini berkat kesadaran masyarakat atas upaya pemerintahan yang telah melakukan sosialisasi. Dan kesadaran masyarakat kita di Mansel untuk terhindari dari penyakit covid tumbuh bagus ya. Walapun belum semua masyarakat per individup menerapakan itu tapi kita wajib apresiasi termasuk kepada pemerintahan kita di Mansel,”jelas Nenu.

Selain itu, Nenu juga ikut mengapresiasi upaya pemerintahan Manokwari Selatan dalam penangan covid 19 sejak awal penanganan.

“Kita tidak kaget karena memang dari awal pemerintah kita cukup sigap menanggapi covid 19. Kita harus akui itu. Buktinya kan sejauh ini kasus masih minim, belum ada positif. Itu berkat kesiapan pemerintahan didukung semua elemen yang ada,”pungkas Dia.[MDR/R2]

Related posts
Manokwari Selatan

Markus Waran Diundang Bank Indonesia Papua Barat Jadi Pembicara 

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bupati Manokwari Selatan Markus Waran di undang kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat ke Kabupaten Tambrau, menjadi pembicara bagi petani Kopra…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Bank Indonesia Bantu Tiga Mesin Pengolahan Coklat Batangan kepada Koperasi Ebier Shut

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat, menyalurkan tiga buah mesin senilai Rp.200 juta kepada rumah produksi pengolahan coklat batangan milik koperasi Ebier…
Manokwari Selatan

Gebrakan Kadis DLH, Mulai Jemput Sampah Rumah Tangga di Oransbari

1 Mins read
PENTUL, ORANSBARI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari Selatan (Mansel) tengah mencari solusi mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut. Kepala DLH Mansel Christofol Mandacan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *