NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Pertama Ke Maybrat, Kepala Kajati PB Sinnggung Pembentukan Kajari, Langsung Direspon Bupati

2 Mins read

MAYBRAT,PTC-Sejak dilantik sebagai kepala kejaksaan tinggi (kajati) Papua Barat dan mulai beroperasi pada 8 januari 2020 lalu, Yusuf,SH.MH menyatakan, daerah pertama yang hendak menjadi pengenalan wilayah teritorialnya adalah kabupaten Maybrat. Komitmen tersebut akhirnya terwujud dilaksanakannya di Kumurkek pada hari selasa, (28/7/2020)

“Saya sengaja dan meniatkan untuk kunjungan saya pertama itu adalah di Maybrat”ujar Kajati.

Yusuf mengatakan, tujuan dilakukan lawatan pertamanya itu, tak lain adalah sebagai pengenalan secara aktul dan faktual atas laporan kejari Sorong secara kedinasan dan juga melihat secara langsung di lapangan. “ini artinya pengenalan pimpinan terhadap teritorial kewilayahan” Jelas Kajati

Kajati lalu bercerita “Kemarin saya ketemu di pesawat dengan pak kapolda, pak kapolda bilang, pak Yusuf saya juga mau kesana, kok bisa sama kita ya, sudah, saya mundur, kemarin mau kesini, saya mundur ke kota sorong dulu, tapi tetap disini (Maybrat) jadi yang pertama hitungannya, jadi disini yang nomor satu, karena saya tahu tanah berkatnya disini jadi saya yang ambil berkatnya dulu,”kata Kajati.

Kajati menambahkan, bahwa pengenalan teritorial kewilayahan yang dilakukan pihaknya merupakan sebuah kewajiban, salah satunya yakni melihat langsung persiapan dan kesiapan terkait dengan akan dibentuknya Kajari di kabupaten Maybrat

“Karena menurut pandangan kita, dari kewilayahan, jarak, dari jumlah penduduk disini yang sudah sampai 45 ribu, persiapan Polres dan Kodim, kemudian dari tokoh-tokoh adat sudah mempunyai peradilan adat, ini mungkin sudah mendekati adanya persiapan dibentuk kejaksaan negeri untuk bersinergi dengan pemerintahan daerah Maybrat”jelas Kajati.

Kajati juga mengaku, sejauh ini usulan tertulis terkait pembentukan kajari Maybrat sudah disampaikannya kepada jaksa agung.

“Jadi ini supaya Maybrat itu ada kejaksaan negeri tipe ‘B’, tujuannya biar pak kajari sorong naik ke tipe ‘A’ , berat yaa kalau kajari sorong sendiri mengayomi 6 bupati dan 1 kota,” Kata Yusuf.

Untuk melampirkan usulan tersebut (pembentukan kajari Maybrat-reed), jelas Kajati, yang tak kala penting juga yakni terkait dengan kesiapan lahan pembangunan kantor kajari.
“Lahan itu sudah harus ada dan tersertifikasi, kalau kejaksaan biasanya tidak terlalu luas lahannya, yang penting cukup untuk rumah dinasnya, lapangan upacara, paling yang begitu saja, sekitar 2 hektar lah,” Kata dia.

Atas rencana pembentukan kajari tersebut, Yusuf berharap, ada kerja sama pihak pemda Maybrat baik eksklusif maupun legislatif serta dukungan masyarakat, terutama terkait dengan hal-hal seperti pelepasan lahan dan juga sumber pendanaannya

“Ini saya informasikan kepada ketua Dewan agar ngetoknya cepat, stuju yaa, stuju dengan pematangan, penganggarannya, nanti kalau bisa pelaksanaan kegiatannya kita ada anggaran, kalau nggak yaa kita usulkan ke APBN, jadi kita bersinergi lah,” pungkas Kajati.

Rencana pembentukan kajari Maybrat itu juga turut direstui bupati Maybrat, Bernad Sagrim. Menurut Sagrim, apa yang menjadi atensi penting kajati itu, secepatnya akan dilakukan rapat koordinasi di jajaran pemda Maybrat untuk menyikapi hal tersebut.

“Kami juga secepatnya melakukan rapat koordinasi untuk menyiapkan lahan, tadi beliau juga sudah sampaikan bahwa ya paling sedikit 2 hektare itu sudah cukup, nanti akan menyurat ke beliau, ini bukan sekedar kami melepaskan tapi juga dalam bentuk sertifikasi supaya ini bisa menjadi kekuatan hukum kepada bapak kajati untuk segera ditindaklanjuti terkait kehadiran kajari di Maybrat,” tukasnya.

Bupati juga minta kepada Kajati Papua Barat agar kalau bisa kedua institusi hukum yakni pengadilan dan kejaksaan harus ada, dengan penempatannya adalah kajari harus berlokasi di Maybrat sementara pengadilan dibentuk di Sorong Selatan karena mengingat kedekatannya secara geografis.

“Jadi kalau bisa kejaksaan untuk dua kabupaten ini ada di Maybrat, lalu pengadilan negeri untuk dua kabupaten ini ada di Sorsel, biar kedua kabupaten ini lebih fokus, pak bupati sorsel fokus tangani pengadilan, kami di Maybrat fokus tangani kejaksaan, karena secara geografis kita dekat,”pungkas Sagrim.

Pantauan media ini, Kunjungan Ketua Kajati Papua Barat bersama jajaran di pemerintah kabupaten Maybrat ini, sebelumnya disambut dengan tarian adat oleh anak-anak Maybrat dengan langsung disematkan pengalungan bunga serta topi tradisional di depan kantor bupati Maybrat dan disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Maybrat, Pimpinan dan anggota DPRD Maybrat, Sekda Maybrat, Para Asisten, Para Kepala Dinas, beserta seluruh ASN di lingkup Pemda Maybrat.

Acara ini pun berakhir dengan meriah sampai pada penyerahan cendra mata antara Pemda Maybrat dan pihak Kajati Papua Barat. (Charles Fatie/R2)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *