NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Pelaku Curas di Pasar Ransiki Terancam 9 Tahun Penjara

1 Mins read

Yamaha Mio M3, dengan nomor polisi PB 3937 L yang diamankan dari tangan Pelaku

MANSEL,PTC-OJB (19) dan YMN (18), pelaku pencurian motor dengan kekerasan (curas) yang ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Manokwari Selatan setelah beraksi di pasar Kenangan Ransiki sekitar pukul 22.30 WIT Minggu (2/8), keduanya masih mendekam di rumah tahanan Polres Mansel untuk memenuhi pemeriksaan lanjutan.

Kapolres Mansel, AKBP Slamet H. Termawud melalui Kasad Reskrim, Iptu Otto Woff kepada awak media di Ransiki menerangkan dua tersangka terancam 9 tahun penjara karena dua unsur terpenuhi.

“Unsur telah terpenuhi, ada pencurian disertai kekerasan, mereka akan dikenakan pasal 365 KUHP dan pasal 170 KUHP kekerasan secara bersama-sama terhadap orang juga terpenuhi,”kata Woff, Rabu (5/8).

Dicecar soal keterlibatan pelaki lain, Woff menyampaikan, kedua pelaku membantah hal itu, mereka beraksi sendiri. Keduanya kata Woff, bahkan kedunya membantah bahwa mereka melakukan aksi pencurian dengan kekerasan malam itu, padahal barang bukti sudah berpindah tangan.

“Sampai dengan saat ini mereka menyampaikan tujuan mereka tidak mengambil motor. Tapi itukan alibi mereka, karena motor sudah pindah tempat. Karena ketika temannya di tangkap. Motor hasil rampasan sempat dibawa kabur oleh pelaku lainnya sampai ke Ransiki pantai sebelum ditangkap di halaman kantor bupati. Ya ancaman 9 tahun. Pasal 365 9 tahun,”terang Woff.

Menurut Woff, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih jauh untuk mengetahui status keduanya apakah perna menjadi residivis atau baru pertama lakukan aksi tersebut.

Dikejar lagi dengan pertanyaan, kemungkian kasus tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan lantaran sejumlah kasus di Mansel sering di selesaikan secara kekeluargaan, Woff menegaskan, hal itu sah-sah saja dilakukan oleh pihak korban dan pelaku tapi tidak menghentikan proses hukum positif yang sedang berjalan.

“Ini masih tahap pemeriksaan untuk mengetahui mereka ini residivis ka tidak, karena kasus ini curas, pencurian dengan kekerasan. Kalau ada penyelesaian kekeluaraan itu hanya meringankan dalam proses pengadilan,”tegas Woff. (MDR/R1)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *