NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Puskesmas Momi Waren Dipalang, Kadinkes Akan Temui Pemilik Hak Ulayat

1 Mins read

MANSEL,PTC-Tuntut ganti rugi 4 Miliar rupiah, masyarakat pemilik hak ulayat tanah Puskesmas Momi Maren palang puskesmas Momi Waren terletsk di kampung Dembek distrik Momi Waren kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) Jumat (11/09/2020) pagi sekitar pukul 07. 34 with.

Informasi yang dihimpun dilapangan, aksi pemalangan dilakukan buntut kekecewaan pemilik hak ualayat karena tuntutan mereka kepada Pemda Mansel senilai 4 Miliar rupiah sebagai ganti rugi belum dibayar.

Sebelum melakukan aksi palang, pemilik hak ulayat datang membawa parang meminta petugas medis untuk mengosongkan puskesmas.

Mendengar permintaan itu, petugas yang saa itu sedang melakukan tugas keluar dari puskesmas dan pemilik hak ulayat melakukan pemalangan.

Pemalangan dilakukan menggunakan pohon yang ditebang disekitar lokasi dan diletakan pada pintu pagar dan pintu masuk puskesmas.

Perwakilan warga, Kristiana Ainusi saat pemalangan berlangsung mengatakan pihaknya selaku pemilik hak ulayat merasa kecewa karena tuntutan mereka senilai 4 Miliar rupaih hingga kini belum dibayar.

“Seharusnya merkeka bayar ke saya (Krisitia Ainusi) berama Petrus Ainusi, Paulus Inden, dan Yosep Ainusi. Bukan dibayar kepada Korinus yang sudah memasukan tagihan kepada Pemda Manokwari Selatan untuk pembayaran ganti rugi atas pembangunan tersebut, itu merupakan salah sasaran karena yang bersangkutan (Korinus) bukan orang Mansel tapi orang Pegaf,”

Ainusi menegaskan mereka tidak akan melepaskan palang sebelum direspon dadi Pemda Mansel melalui Dinas Kesehatan.

“Jadi kami minta Pa Bupati harus bayar kekita, kalau tidak kami tetap palang, Korinus itu bukan orang Mansel dia orang Pegaf, Pemda tidak boleh bayar ke dia,” ujar Kristiana.

Kepala dinas kesehatan kabupaten Manokwari Selatan, Demitrius Waran saat dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa dirinya belum tahu persis terkait pemalangan tersebut.

Mendengar informasi dari wartawan, Demitrius Waran mengaku akan melakukan koordinasi dengan pemilik hak ulayat jika sudah tibah d Ransiki.[MDR/R2]

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *