NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Jumlah Peserta JKN-KIS Maybrat Masuk Kategori UHC, Ini Ulasannya

1 Mins read

MATBRAT,PTC-Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) di Kabupaten Maybrat Papua Barat per 31 Agustus 2020, dikategorikan masuk level Universal Health Covergae (UHC).

Ini menunjukan mayoritas warga telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS tersebut melalui BPJS Kesehatan.

“Untuk kepesertaan program JKN-KIS di wilayah Kabupaten Maybrat ini sudah mencapai UHC (universal health covergae), artinya hampir seluruh masyarakatnya terdaftar dalam program JKN-KIS ini,”jelas kepala kantor BPJS cabang Sorong, Ivan Ravian, ketika ditemui awak media usai pertemuan bersama antar forum komunikasi kemitraan dan koordinasi pengawasan dengan pemangku kepentingan utama di lingkungan Pemda Maybrat pada, (15/9) di kantor Bupati yang dibuka langsung Sekda, Jhoni Way.

Meskipun begitu, Ivan Ravian tidak menampik masih ada warga Maybat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.
Penyebabnya kata Ivan, salah satunya ada penduduk yang belum memiliki data kependudukan dalam sistem dukcapil.

Untuk itu, Ivan menambahkan, dibutuhkan sinergitas dan dukungan penuh dari seluruh komponen daerah terutama pemerintahan daerah untuk sukseskan program BPJS kesehatan.

“Tentunya membutuhkan dukungan dan sinergitas antara berbagai pihak terutama pemerintah daerah itu sendiri yang mana sebagai pemangku kepentingan utama,”tandasnya.

Berikut Data jumlah Peserta JKN-KIS Maybrat berdasarkan ststus pekerjaan :

Ivan merincikan, 3.482 orang pekerja penerima upah pegawai negeri (PPU PN), 24 orang pekerja penerima upah badan usaha (PPU BU), 260 orang pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja (PBPU BP), 4.520 orang penerima bantuan iuran dari APBD (PBI APBD), dan 34.620 orang yang terdaftar dalam penerima bantuan iuran melalui APBN dan atau APBD.

“Kalau dilihat dari data yang kami miliki, karena datanya volatil atau berubah-berubah gitu kan, ada data dari disdukcapil, ada data yang lain-lain untuk saat ini mungkin sekitar 5 persenan lah ya, karena memang ada data-data yang perlu dilakukan diverifikasi juga, atau ada data-data baru yang mungkin dukcapil ambil dari daerah, atau dari dinas sosial juga yang diambil dari lapangan,”tukasnya lagi. (Charles Fatie/ R2)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *