NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Patuhi 4 M, Jika Tidak Ingin Kena Denda

1 Mins read

PENTUL,RANSIKI- Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan dalam waktu dekat akan melakukan operasi yusiti yang bertujuan untuk menekan penyebaran covid-19 (coronavirus) di wilayah itu.

Pjs, Bupati Manokwari Selatan, Musa Kamudi saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan hal ini sangat perlu dilakukan, karena saat ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manokwari Selatan mengalami peningkatan.

Dia mengungkapkan, dari data bulan lalu tertanggal 06 Oktober 2020 tercatat ada 12 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Tetapi kemarin tanggal 02 November sudan meningkat jadi 20 orang yang positif. Oleh sebab itu hal ini sangat perlu dilakukan” kata Musa, Selasa (03/11).

Sejauh ini Pemkab Mansel masih memberikan himbauan kepada masyarakat agar dapat mematuhi 4 M yang ada dalam protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
4 M yang dimaksudkannya adalah; Menggunakan masker saat keluar dari rumah, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak dan yang keempat adalah Menghindari kerumuman.
Ditegaskannya, masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan di beri sangsi dan denda adminstrasi.

“Tapi sebelum ada tindakan tegas masyarakat akan diberi teguran, tapi kalau memang masih ditemukan ada yang bandel maka mereka akan diberi sangsi seperti melakukan pekerjaan sosial di tempat umum ataupun dikenakan denda administrasi sebesar Rp. 100 ribu, itu untuk perorangan ya” tukasnya.
Lanjutnya, untuk pelaku usaha dirinya telah menandatangani surat yang kemudian akan dibagikan secara langsung oleh pengusaha.

Disperindakop setempat kepada seluruh pengusaha yang ada di Kabupaten Manokwari Selatan.

“Untuk pelaku usaha, nanti akan dibagikan surat yang sudah saya tandatangani. Karena kalau melalui himbauan di baliho ada yang baca ada juga yang tidak, jadi dengan surat yang akan dibagikan ini kami rasa ini lebih efektif sehingga para pelaku usaha dapat lebih paham soal apa yang menjadi kewajiban mereka untuk menekan penyebaran covid-19” tuturnya.

Dia mengungkap, dalam Peraturan Bupati Nomor 17 tentang Penerapan Disiplin Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sudah diatur secara jelas apa saja yang menjadi kewajiban dari para pelaku usaha. Jika melanggar peraturan tersebut ada sangsi yang harus dibayarkan oleh para pengusaha.

“Mulai dari denda adminstrasi sebesar Rp. 1 juta, pemberhentian atau pembubaran tempat usaha sementara hingga pencabutan ijin usaha” cetusnya.

Dia menambahkan penerepan protokal kesehatan ini sebenarnya bukan untuk kepentingan pemerintah semata, melainkan untuk kepentingan bersama. (ABE/R2)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Manokwari SelatanOlahraga

Ada Angin Segar dari Kemenpora untuk Bidang Olahraga Mansel

1 Mins read
Kadispora Mansel, Marten Rumaseb/Lio PENTUL, MANSEL-Usaha dan Kerja Keras untuk mengukir prestasi demi prestasi terus di lakukan oleh talenta muda Segitiga Emas…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *