NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Penjelaan Sekda Mansel Terkait Belum Ditetapkannya APBD-P 2020

1 Mins read

PENTUL, RANSIKI– Hingga saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari Selatan belum menetapkan APBD perubahan tahun 2020. Sekretaris daerah (Sekda) setempat, dr. Hengky V. Tewu mengungkapkan, meski APBD Perubahan belum ditetapkan tapi kegiatan-kegiatannya sudah dilaksanakan.

“Mungkin tidak banyak anggaran yang tersedia lagi untuk kegiatan baru karena tinggal penyelesaian adminsitrasi yang harus kami lakukan,” katanya di pendopo kantor bupati, belum lama ini.

Alasan pertama yang menjadi penyebab tertundanya penetapan APBD perubahan karena saat ini bupati-wakil bupati tengah cuti. Selain itu, saat ini pihaknya tengah berupaya menggunakan aplikasi baru yang perlu waktu pelatihan untuk penggunaannya sehingga penetapannyapun ikut tertunda.

“Kalau mau diperdakan sekarang, sudah nggak bisa karena sudah melewati masa anggaran perubahan melaluo mekanisme Perda, tetapi boleh dan dimungkinkan aturannya menggunakan Perbub” tukasnya.

Dintanyai soal koordinasi dengan DPRD setempat soal keterlambatan ini, dia mengatakan bahwa sebenarnga DPR sudah beberapa kali menyurati pihaknya untuk segera membuat perda.

“Sekarang ini bupati-wakil bupati sedang cuti dan sebagaian kebijakan sudah diambil dimasa jabatan mereka ya nggak bisa juga Pjs. yang pertanggungkawabkan karena kita butuh masukan dari bupati-wakil bupati, mereka masih bupati-wakil bupati cuma saat ini sedang cuti,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika suatu kebijakan di daerah telah diputuskan oleh bupati-wakil bupati definitif, maka mereka jugalah yang harus bertanggungjawab atas kebijakan yang telah dibuat itu.

Karena itulah, menurutnya Pjs. Bupati Mansel tidak bisa mengabil kebijakan yang lebih besar dari bupati-wakil bupati definitif.”Karenakan ada kebijakan-kebijakan yang secara substansi tidak dilakukan oleh Pjs. Bupati. karena itulah mereka yang harus tanggung jawab. Bisa saja sekda selaku ketua tim anggaran, tapikan ada kebijakan yang harus diambil oleh bupati,” pungkasnya.

Diapun belum bisa memastikan kapan APBD Perubahan 2020 Mansel ditetapkan, karena ada kebijakan-kebijakan yang harus didiskusikan.

Sekda juga menuturkan, jika dalam situasi normal, pihaknya pun menginginkan agar tidak terjadi keterlambatan seperti saat ini. Karena yang akan ditegur duluan adalah sekda, selaku ketua tim anggaran.

Dicecari soal contoh kebijakan yang tidak bisa diambil oleh Pjs. Bupati “contohnya seperti adanya pergeseran, kami harus kasih sembako padahal kegiatan itu misalnya wisata rohani dan sebelum penetapan juga boleh dilkukan, contoh extreem ya itu, mendahului oleh bupati jika memungkinkan, itulah yang disebut diskresi dan diskresi hanya diberikan kepada pejabat tertentu, tidak semua bisa melakukannya. termasuk sekda tidak bisa melakukan diskresi dan itu ada dalam UU adminsitrasi Negara,”tutupnya. (ABE/MDR)

Related posts
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Manokwari Selatan

Bupati dan Wabup Mansel Pimpin Evaluasi Pelaksanaan Refocusing Anggaran

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemda Manokwari Selatan (Mansel) menggelar rapat evaluasi pelaksanaan refokusing anggaran guna mendukung penanganan pandemi covid-19. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat…
Manokwari Selatan

Markus Waran Teken MOU Pengembangan KSPN

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan melakukan penandatanganan MOU bersama Pemprov Papua Barat, Pemkab Manokwari dan Pemkab Pegunungan Arfak. MOU itu terkait pengembangan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *