NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Pekab Maybrat Gelar Sosialisasi Pedoman Pemanfaatan Prospek Dana Otsus

1 Mins read

PENTUL,Maybrat– Pemerintah kabupaten Maybrat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung menggelar sosialisasi terkait Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Program Strategis (Prospek) Dana Otonomi Khusus (Otsus) di aula utama sekertariat kantor Bupati Maybrat, jumat (11/12)

Sosialisasi tersebut dihadiri para kepala kampung dan aparat kampung, serta sejumlah tokoh di kabupaten Maybrat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung melalui Kabid Administrasi Kampung, Martinus Jitmau mengungkapkan, program dana prospek otsus ini sebelumnya telah berjalan sejak tahun 2007 sampai 2012 saat itu dikenal dengan dana respek, barulah sekarang diubah lagi menjadi prospek.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan dengan tujuan menyampaikan secara garis besa bagaimana sistem penyaluran, cara pembuatan laporan, termasuk perencanaan pelaksanaan kegiatan agar tepat sasaran.

“Semua mekanisme itu pun sudah dimuat juga di dalam buku pedoman prospek tersebut,”kata Jitmau.

Terkait anggran, Ia mengatakan dana prospek bersumber dari anggran pendapatan belanja daerah (APBD) Provinsi Papua Barat yang peruntukannya per kampung mendapatkan Rp.225 juta, pemerintahan lurah Rp.150 juta, sementara untuk distrik mendapat Rp.100 juta dalam setahun anggran.

“Prospek ini per kampung dapat Rp.225 juta, kalau untuk lurah Rp.150 juta, untuk distrik sendiri Rp.100 juta per distrik, ini dalam satu tahun anggran” kata Jitmau.

Secara garis besarnya, Martinus menjelaskan anggran tersebut prioritas digunakan untuk menunjang kelancaran kelembagaan administrasi informasi komunikasi kampung dan juga administrasi kependudukan.

Selain itu juga menunjang kegiatan ekonomi kampung, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Untuk pendidikan sendiri bisa digunakan untuk beasiswa bagi para pelajar, sementara untuk ekonomi dan kesehatan sendiri tidak berupa nominal uang atau insentif melainkan berupa kegiatan penyuluhan atau kegiatan penguatan-penguatan lainnya di kampung.

“Jadi dana prospek ini intinya untuk menunjang kegiatan dana desa yang sumber dananya dari Anggran Pendapatan Belanja Negara atau APBN,”utupnya. (Charles Fati/Mdr)

Related posts
Manokwari Selatan

Pertama di Papua Barat, Kemendes dan Pemkab Mansel Launching Program Tekad 

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pertama Kali di Papua Barat, Pemkab Manokwari Selatan (Mansel) bersama Kementrian Daerah Tertinggal (Kemendes) melaunching program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad)…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Hingga September, Ekspor Kakao Kering Ransiki Capai Rp. 8,3 Miliar

1 Mins read
PENTUL, MANOKWARI-Kakao Ransiki kembali diekspor ke luar negeri melalui sejumlah mitra. Terbaru, hampir 11 ton Kakao Ransiki diekspor kepada PT Cargill Surabaya…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *