NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Wopari : KPU Tidak Pernah Menggugurkan Bapaslon Yang Mendaftar

2 Mins read

PENTUL,Ransiki– Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari Selatan, Anthon J. Wopari mengatakan bahwa seluruh tahapan Pilkada yang dijalankan pihaknya di daerah tersebut berjalan baik sudah sesuai dengan aturan.

“Sejak tahapan awal Pilkada berjalan memang ada pihak-pihak yang merasa kurang puas baik dari pendaftaran baik memlalui jalur perseorangan maupun dari jalur partai politik,”tukasnya kepada awak media di Ransiki, belum lama ini.

“Sesungguhnya, kami hanya melaksanakan ketentuan dan menerima syarat-syarat Bapaslon sesuai apa yang telah ditentukan oleh KPU-RI. Jadi kita bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU-RI,” tambah Wopari.
Dia juga menuturkan bahwa pihaknya tidak menggugurkan bakal pasangan yang hendak mendaftar sebagai calon bupati-wakil bupati.

Melainkan menolak, karena syarat-syarat yang diajukan saat pendaftaran pasangan calon tidak memenuhi ketentuan.

“Sebenarnya kita minta baik pasangam calon perseorangan maupun pasangan calon yang didukung oleh partai politik harus memenuhi semua ketentuan. Tetapi karena tidak memenuhi syarat, oleh karena itu KPU harus menolak, menolak ya, bukan menggugurkan, tapi menolak semua syarat-syarat yang diajukan karena tidak memenuhi ketentuan” pungkasnya.

Belum lama ini, melalui salah satu media masa, Hebel Rumbiak, SH, S.pN kuasa hukum dari bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati-wakil bupati Manokwari Selatan, Seblum Mandacan – Imam Syafe’i (Semanis) mengeluarkan statement bahwa akan memperjuangkan hak kliennya ke Mahkamah Konstitusi.

Hal ini diutarakannya lantaran, menurutnya kliennya di halang-halangi saat ingin mendaftar sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Manokwari Selatan.

Terkait pernyataan Kuasa Hukum SEMANIS ini turut ditanggapi langsung oleh Kepala suku Hatam (Arfak) Kabupaten Manokwari Selatan yang juga adalah Bupati petahana Kabupaten Manokwari Selatan, Markus Waran yang mengatakan bahwa hal itu adalah sikap yang kurang baik dan tidak terpuji.

Waram juga meminta agar siapa saja yang berada di wilayah Adatnya untuk memberikan pendidikan Politik yang baik bagi masyarakat.

“Dia orang hukum dan pasti sangat tau persis soal tahapan-tahapan dalam pelaksanaa suatu Pilkada, dalam kesempatan ini saya mau katakan bahwa siapapun yang masuk di wilayah adat saya mari berikan pendidikan politik yang baik dan benar kepada masyarakat yang ada disini jangan memberikan improvisasi kalimat-kalimat yang dapat menimbulkan perpecahan” kata Waran kepada media di Oransbari, Rabu (16/12).

Waran mengemukakan, jika bicara soal tahapan Pilkada, proses itu sudah terlampau jauh dilewati, dan sudah ada pleno perhitungan suara yang di menangkan oleh pasangan MAWAR.

“itu sudah lewat untuk itu kapasitas saya sebagai anak adat ini wilayah adat saya, kedua kapasitas sebagai bupati juga saya mengingatkan kepada kuasa hukum yang bersangkutan mari berikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat saya karena kabupaten ini kabupaten baru. Sehingga kita bertanggung jawab untuk memberikan penidikan politik kepada masyarakat” tukasnya.

Sembari mengatakan, jangan smapai hal-hal seperti ini yang nantinya menimbulkan terjadi perpecahan di tengah masyarakat dan terjadi chaos di kampung-kampung.

“Contohnya seperti saat ini ada yang mendukung kotak kosong karena diiming-imingi kalau kota kosong menang si A jadi karateker pasti ada begini-begini tapi ternyata di tipu. Sekarang ada masalah, tim Koko (Kotak Kosong) menghindar bahkan tim Koko itu datang menemui bupati terpilih untuk menyelamatkan diri, baru masyarakat kasihan berantem di kampung. Nah inikan pembinaan politik yang sangat tidak bagus kepada masyarakat untuk itu saya berharap kepada kuasa hukum mari kita memberikan pemahaman politik yang baik kepada masyarakat,”tegas Waran.

“Saya bicara selaku anak adat, kalau dia punya papan nama ada di Mansel, saya akan komando agar dia angkat kaki dari sini karena dia tidak memberikan pemahaman politik yang baik kepada masyarakat adat saya. Selaku bupati kami akan cabut ijinnya juga” tutup waran. (Abe/Mdr)

Related posts
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Tekad Tingkatkan SDM Pertanian

1 Mins read
  PENTUL, MANSEL-Meskipun terkendala anggaran yang minim. Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian Manokwari Selatan (Mansel) akan terus dikembangkan. “SDM ini yang…
Manokwari Selatan

Wabup Rengkung Jamu Rombongan Kepala BPPSDMP Kementan, Bahas SDM Pertanian

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agr menyambangi…
Manokwari Selatan

Lagi, Coklat Ransiki Dilirik Dunia

1 Mins read
Bupati Markus Waran. PENTUL,MANSEL-Lagi, coklat Ransiki dilirik dunia. Kali ini, investor dari Jepang, pemilik saham dari Ezaki Glico tertarik bekerjasama dengan Koperasi…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *