NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Pemda Mansel Tekad Tingkatkan SDM Pertanian

1 Mins read

 

PENTUL, MANSEL-Meskipun terkendala anggaran yang minim. Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian Manokwari Selatan (Mansel) akan terus dikembangkan.

“SDM ini yang utama. Agar apa yang ingin dicapai, sejalan dengan upaya dalam peningkatan kapasitas SDM. Hal ini juga harus diimbangi dengan kedisiplinan yang baik,” ujarnya.

“Pemda Mansel sangat berharap, bimbingan penyelenggaraan penyuluh pertanian Mansel bisa diturutsertakan dalam program skala nasional. Sehingga bisa memiliki daya saing dengan daerah lainnya,”kata Wakil Bupati Mansel Wempi Rengkung, saat menerima kunjungan kerja dari Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi, di Ruang Rapat Bupati Mansel, Kamis (17/6/2021).

“Apalagi bidang pertanian ini masuk dalam visi dan misi saya dan Pak Bupati dalam pemerintahan periode kedua ini. Kita ingin kapasitas SDM dalam bidang pertanian Mansel terus meningkat agar bisa berdaya saing dengan daerah lain,”tegas Rebgkung.

Sementara itu, Kabid BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, di tengah pandemi covid-19 ini, anggaran Kementan terpangkas 30 persen. Sehingga kata dia, setiap bantuan kepada petani mengalami penurunan drastis.

Namun kata dia, di tengah pemangkasan anggaran tersebut, produksi pertanian justru mengalami peningkatan.

“Itu artinya, semangat para petani dan penyuluh meningkat. Sehingga produksi itu tetap terus meningkat. Pertanian ini akan tetap eksis meski dibantai covid-19. Pertanian tetap berdiri kokoh,” tegasnya.

Kata Dedi, dengan pengalaman tersebut, Kementan akan terus meningkatkan SDM bidang pertanian sebagai garda terdepan dalam rangka menggerakan ekonomi kerakyatan.

“Petani tetap turun ke sawah, penyuluh kita tetap bekerja maksimal. SDM pertanian ini sering terlupakan, padahal memberikan kontribusi paling besar dalam peningkatan sektor pertanian,” ucapnya.

Lanjut dia, peningkatan SDM bidang pertanian harus terus digalakan. Sebab, di beberapa wilayah, masih ada SDM bidang pertanian yang belum bisa memanfaatkan fasilitas yang dipasok Kementan.

“Seolah-olah pertanian itu cuma soal benih, pupuk atau alsintan. Kemarin kita dari Manokwari, penggunaan alsintan terkendala tersedianya onderdil. Di tempat lain, ada alsintan yang bahkan tidak digunakan selama dua tahun, karena petani tidak mengerti cara mengoperasikan. Akhirnya barang itu tidak dimnfaatkan. Itu penyebabnya karena SDM-nya tidak digarap. Jadi pelatihan operasional dan perawatan ini masih menjadi masalah yang harus diatasi. Karena SDM ini memiliki peranan paling penting. Kita ingin bangun kerjasama dengan Pemda Mansel, untuk menggenjot kapasitas SDM bidang pertanian di sini,” tandasnya.(REDAKSI)

Related posts
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Pemerintah Pusat Diminta Dukung Penuh Pengembangan Kakao Ransiki

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pemerintahan Manokwari Selatan (Mansel) melalui Wakil Bupati, Wempi Welli Rengkung berharap ada dukungan penuh dari Pemerintahan Pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Prof. Charlie : Pembangunan Pabrik Pengolahan Coklat Rampung Akhir Tahun

1 Mins read
PENTUL,MANOKWARI-Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Prof. Charlie Hehatubun pastikan pembangunan rumah pabrik pengolahan coklat di Ransiki rampung akhir tahun ini. Menurut Charlie,…
Manokwari Selatan

Rumaseb : Tiga Karang Taruna Segera Dilantik

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Pengembangan kepemudaan di Mansel terus digembleng. Hal ini tak lepas dari niatan meningkatlan kapasitas pemuda di daerah tersebut. Kepala Dinas Pemuda…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *