NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

RSUD Elia Waran Ditarget jadi Kebanggaan Papua Barat

1 Mins read

PENTUL, MANSEL- Direktur RSUD Pratama Elia Waran, dr Iwan Butar butar optimis rumah sakit yang dipimpinnya tersebut akan menjadi kebanggaan Papua Barat.

Untuk itu dr Iwan menjelaskan, kini pihaknya masih terus berkordinasi terkait pemenuhan tenaga pendukung.

“Kita sangat optimis RSUD Pratama Elia Waran ini bisa menjadi kebanggaan Papua Barat. Dokter spesialis sekarang yang sudah ada itu tiga orang. Dokter penyakit dalam, dokter kandungan dan dokter anak. Dokter mata kita sedang tunggu kedatangannya. Sekarang kita sedang kordinasi dengan Pemda terkait tenaga pendukung lainnya,” tuturnya di selah-selah pertemuan bersama dokter spesialis beserta sejumlah kordinator RSUD Pratama Elia Waran, Sabtu (11/7/2021).

Dia kemudian berharap, setiap kordinator divisi bisa mendukung kinerja dokter spesialis dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

“Kita harus siap ketika ada rujukan dari Puskesmas. Olehnya, setiap rincian yang diperlukan dokter spesialis dalam menangani pasien, harus selalu siap. Jangan sampai pelayanan kepada pasien itu setengah-setengah. Kita harus maksimal,” ujarnya.

Dr Iwan juga menargetkan, dalam kurun waktu dua tahun kedepan, RSUD Pratama Elia Waran sudah naik kelas ke tipe C.

“Sekarang kita masih tipe D. Cuma kalau soal bangunan dan fasilitas, kita seharunya sudah tipe C. Tinggal kedepan kita ikut lagi peningkatan akreditas,” jelasnya.

Dia menjelaskan, yang menjadi kendala sampai saat ini adalah ketersediaan air yang cukup terbatas. Olehnya dia mengatakan, melalui kordinasi antar lini, persoalan tersebut akan diselesaikan.

“Kordinasi terus kita lakukan. Perlahan setiap kekurangan akan kita perbaiki, ini air kalau pasien masuk dalam jumlah lumayan, tentu akan jadi kendala. Karena itu saya juga sering cek ke staf untuk selalu mengawasi penampungan yang ada,” jelasnya.

Disinggung terkait kapasitan RSUD dalam penanganan pasien covid-19, dia mengaku ruangan RSUD bisa dipakai untuk merawat sekitar 60 pasien.

“Jumlah yang kita rawat itu ada 8, yang 3 sudah sembuh. Sekarang di sini ada 5 yang lagi dirawat. Kalau soal kapasitas, kita bisa rawat sampai 60 pasien. Kalau soal pelayanan, kita pasti maksimalkan. Ada juga stok oksigen yang baru masuk. Selain itu, kemarin juga dari PDIP ada bantuan baju hazmat. Kita pasti memaksimalkan pelayanan,” tandasnya.(REDAKSI)

Related posts
Manokwari Selatan

Masih Rendah, Tiap OPD Diwajibkan Rangkum Data Pegawai Telah Vaksin

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Sekda Manokwari Selatan (Mansel) Hengky Tewu menginstruksikan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merangkum data pegawai masing-masing yang sudah menerima vaksin….
Manokwari Selatan

Mansel Peroleh kuota perekrutan P3K formasi Guru sebanyak 215

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Manokwari Selatan (Mansel) Adolop Kawey ketika di konfirmasi membenarkab, Pemda Mansel mendapatkan…
Manokwari Selatan

Pembangunan Mapolres Mansel di Tunda, Ini Penjelasan Kapolda Papua Barat

1 Mins read
PENTUL, MANSEL-Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing memastikan, wacana pembangunan Mapolres Mansel yang rencananya akan dimulai 2021 ini mengalami penundaan. Penundaan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *