NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari

Reses II, Sergius Rumsayor Sambangi 3 Kampung Di Manokwari

2 Mins read

Anggota DPR Papua Barat, Dapeng Manokwari Raya, Sergius Rumsayor, S.S saat melakukan Reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2020/2021, Kampung Pasir Putih, Kampung Aipiri dan Kampung Fanindi di Wilayah Manokwari, Kamis-Sabtu (15-17/07/2021).

MANOKWARI, – Anggota DPR Papua Barat, Daerah Pengangkatan (Dapeng) Manokwari Raya, Sergius Rumsayor, S.S temu kangen bersama masyarakat adat sekaligus menyerap aspirasi melalui Reses Masa Sidang II Tahun Anggaran 2020/2021.

Reses dilakukan kurang lebih tiga hari, hari pertama di Kampung Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kamis (15/7/2021).

Hari kedua dilakkukan di kampung Aipiri, Distrik Manokwari Timur, Jumat (16/7/2021) dan reses hari ketiga dilakukan di Kampung Fanindi, Distrik Manokwari Barat, Sabtu (17/7/2021).

Dikatakan Rumsayor, reses kali ini sangatlah berbeda dengan reses sebelum. Dimana, lanjut dia, saat ini dalam kondisi pandemik Covid-19 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM].

Sehingga, dirinya melakukan reses secara singkat, terbatas dan mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Saya memilih Pasir Putih, karena ada sejumlah masyarakat adat suku Arfak khususnya di Manokwari. Kalau di Aipiri ada juga masyarakat adat Suku Arfak, Suku Biak dan Serui. Sementara di Fanindi saya reses di masyarakat adat Suku Doreri.

Saya mewakili Suku Doreri dan Suku Arfak, tetapi ada 2 perwakilan Suku Arfak di DPR Papua Barat, mereka pasti akan menjawab aspirasi masyarakat adat suku Arfak lainnya, baik yang ada di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) maupun di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Saya berupaya agar ada pemerataan pembangunan wilayah Manokwari,” kata Rumsayor kepada wartawan di kediamannya, Selasa, (20/7/2021).

Ada sejumlah aspirasi mendasar dari berbagai bidang yang disampaikan masyarakat adat. Aspirasi ini, kata Rumsayor, sangatlah prioritas yang perlu ditindaklanjuti guna menjawab kebutuhan masyarakat terutama masyarakat asli Papua.

Aspirasi masyarakat adat di kampung Pasir Putih misalnya. Mereka meminta pembangunan pondok jualan, renovasi rumah, instalasi pipa air bersih, biaya dan seragam sekolah serta permintaan pengadaan mobil oprasional bagi kepala Suku.

“Awalnya masyarakat marah saya, karena mereka pikir saya dari Jalur politik. Tapi saya jelaskan bahwa saya dari mekanisme pengangkatan bukan dari jalur politik. Kapan kalian pilih saya jadi anggota DPR, saya diangkap dari masyarakat adat Doreri. Kalian harus bersyukur karena saya datang untuk lihat aspirasi kalian,” kata mantan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua ini.

Selain itu, tambah Rumsayor, aspirasi masyarakat adat di kampung Aipiri meminta pengadaan perahu dayung dari fiber, instalasi pipa air bersih, pembangunan rumpon, pembangunan pasar, masyarakat juga meminta adanya jalur taksi, pembangunan jalan dan juga pembangunan Gedung sekolah minggu.

“Untuk pembangunan Pasar dan instalasi pipa air bersih saya minta kepada masyarakat supaya mereka meminta izin ke pemilik hak ulayat. Jangan sampai kita sudah bangun, tiba-tiba pemilik hak ulayat datang dan bongkor. Akhirnya pembangunan pasar dan instalasi pipa air bersih mubazir,” kata Rumsayor.

Sementara aspirasi masyarakat Suku Doreri, kata dia, reses masa sidang I, sudah menjawab sebagian aspirasi masyarakat suku Doreri, sehingga mereka meminta pembangunan kantor Dewan Adat Suku (DAS) Doreri lengkap dengan sarana dan prasarananya serta pembangunan rumah layak hukum bagi 9 kepala keret.

“Banyak aspirasi yang saya terima, tetapi semua ini akan dijawab satu persatu sesuai dengan anggaran yang ada. Untuk aspirasi sebelumnya sudah dijawab sebagai terakomodir, tidak secara langsung semuanya dijawab tetapi akan diupaya agar aspirasi dari tiga kampung ini dapat ditindaklanjuti.
Saya lihat di anggota DPR lainnya mereka hanya fokus untuk pembangunan gedung dari awal sampai akhir. Kalau begini, maka tidak ada pemerataan pembangunan ditempat lain. Saya tidak egois untuk melihat suku saya saja, tetapi saya berupaya agar masyarakat adat lainnya juga mendapatkan pembangunan yang sama,” tandas Rumsayor. [REDAKSI]

ADVETORIAL RESES II

Anggota DPR Papua Barat, Dapeng Manokwari Raya, Sergius Rumsayor, S.S//


Related posts
Manokwari

Pengurus Baru IKF Papua Barat Akan Dilantik 25 September 2021

1 Mins read
PENTUL, PAPUABARAT-Badan Pengurus Ikantan Keluarga Flobamora (IKF) Papua Barat periode baru sesuai rencana akan dilantik pada 25 September 2021 mendatang di Aula…
Manokwari

Polbangtan Manokwari Kembali Cetak 77 Sarjana 

2 Mins read
PENTUL, MANOKWARI-Wow…..Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari kembali cetak sarjana terapan program diploma IV tahun ke III. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rapat senat…
Manokwari

Ratusan Kaum Duafa di Manokwari Terima bantuan Sembako dari BMP & BPMP

2 Mins read
PENTUL, MANOKWARI-Bandan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (RI), Provinsi Papua Barat dan DPD Barisan Pejuang Merah Putih…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *