NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Polda Papua Barat usul Pendirian Satpas Polres Mansel ke Korlantas Polri

1 Mins read

Kasat Lantas Polres Mansel, Iptu Sumaryoko.

PENTUL, MANSEL– Polda Papua Barat melalui Direktorat Lalu Lintas diketahui telah mengusulkan pembentukan Satuan Penerbit Administrasi SIM (SATPAS) Polres Manokwari Selatan ke Korlantas Polri.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Mansel, Iptu Sumaryoko, membenarkan itu kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (2/9).

Usulan tersebut menurut Symaryoko berdasarkan, laporan dari pihaknya setelah mendapat dukungan dari Dinas Perhubungan (DISHUB) Manokwari Selatan yang menyatakan siap pinjamkan beberapa ruangan kantor Dishub untuk dipakai Satlantas Poles Mansel sebagai kantor Satpas sementara untuk pelayanan SIM kepada masyarakat Manokwari Selatan.

“Kemarin kita bincang dengan kepala dinas perhubungan. Beliau rencananya akan meminjamkan kantor beliau.

Rencananya kami akan bikin kantor Satpas dan itu pak bupati sudah merestui untuk pinjam pake kantor satuan penertib administrasi SIM disana,”ujarnya.

Meskipun telah mendapat dukungan berupa ruangan dari Dishub Mansel, pihaknya kata Sumaryoko, masih menunggu jawaban dari Korlantas terkait pendirian mapun pelayanan SIM oleh Satpas Mansel kepada masyarakat.

“Kita baru mengusulkan. Karena mendirikan Satpas itu tidak semau gue, kita harus usulkan dulu, izinnya harus dari Korlantas Polri. Dan kami sudah laporkan ke direktorat lalu lintas Papua Barat tentang pinjam pake dari dinas perhubungan ini. Dan dari polda papua Barat mengusulkan ke korlantas agar nomor Satpas ini diterbitkan,”jelas Kasat Lantas lagi.

Dia juga tak lupa memberi apresiasi atas niat baik dan dukungan dari Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran melalui Kadishub Mansel, Yus Srimaryoso yang telah bersedia pinjamkan ruang untuk Satpas.

“Kalau tanpa bantuan dari perhubungan kita belum bisa maksimal, usulakan itu. Teman-teman bisa melihat kita baru dua ruangan. Sedangkan Satpas ini minimal membutuhkan empat ruang. Belum lagi kita di lantas hanya lima orang.

Sedangkan tahap – tahap pembuatan SIM cukup panjang dan membutuhkan tenaga. Sedangkan proses pembuatan SIM diawali dari pertama daftar, masuk ruang registrasi, lolos disitu masukan lagi ke ruang ujian teori, selanjutnya ujian praktek, setelah itu baru cetak SIM,”tukasnya. (REDAKSI)

Related posts
Manokwari Selatan

Markus Waran Diundang Bank Indonesia Papua Barat Jadi Pembicara 

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bupati Manokwari Selatan Markus Waran di undang kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Papua Barat ke Kabupaten Tambrau, menjadi pembicara bagi petani Kopra…
Ekonomi & BisnisManokwari Selatan

Bank Indonesia Bantu Tiga Mesin Pengolahan Coklat Batangan kepada Koperasi Ebier Shut

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat, menyalurkan tiga buah mesin senilai Rp.200 juta kepada rumah produksi pengolahan coklat batangan milik koperasi Ebier…
Manokwari Selatan

Gebrakan Kadis DLH, Mulai Jemput Sampah Rumah Tangga di Oransbari

1 Mins read
PENTUL, ORANSBARI-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manokwari Selatan (Mansel) tengah mencari solusi mengatasi persoalan sampah di daerah tersebut. Kepala DLH Mansel Christofol Mandacan…
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *