NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Dikritik Hak Normatif Guru Sering Tersendat, Ini Klarifikasi Disdikbud Maybrat

2 Mins read

Kepala Sekolah SD YPK Pengharapan Roma, Andarian Kaitan dan Kepsek SD Susumuk di depan kantor Bupati Maybrat, Selasa (23/6).

MAYBRAT,PTC-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Maybrat Papua Barat dinilai kurang lancar dalam pelayanan menyalurkan hak normatif guru.
Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Sekolah SD YPK Pengharapan Roma, Andarian Kaitan kedapa awak media di depan kantor Bupati Maybrat, Selasa (23/6).

Kaitana didampingi kepala sekolah SD Susumuk menyampaikan, bahwa selama ini pelayanan hak Normatif guru seperti gaji, lauk pauk sering terlambat dibayar dari Disdikbud Maybrat khususnya guru di Aifat Raya.

Padahal, guru-guru terutama di Aifat Raya selama ini sudah semaksimal mungkin melakukan tugasnya sebagai pengajar.
Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan agar kepala dinas harus hadir di kantor untuk berikan penjelasan terkait kejelasan hak-hak mereka yang tidak lancar atau belum dibayarkan.

“Kami ini tidak pernah peroleh informasi yang jelas dari dinas, datang lalu pulang, datang lalu pulang. Tidak pernah ada pelayanan yang kontinyu kepada kami, hanya begitu-begitu saja,” tegas Kaitan.

Seharusnya kata Kaitan, pekerja menyangkut sumberdaya manusia seperti mereka, harusnya menjadi perhatian penuh terutama pihak dinas pendidikan, baik itu penataan kerja maupun pelayanan terhadap tenaga guru sendiri, didalamnya kelancaran gaji guru.

Menanggapi hal itu, Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat yang diwakili kepala Bidang Peningkatan Mutu pendidikan, Paskalis Kosamah, S.Pd, menjelaskan tidak relevan apabila penilaian itu datang sepihak dari wilayah Aifat Raya saja mestinya menyeluruh, pasalnya hal menyangkut hak-hak normatif guru tersebut hampir dirasakan guru-guru seluruh Maybrat.

Kosamah bahkan mengklaim, sampai sejauh ini hak para guru telah berjalan maksimal dan lancar dibayar.

“Selama ini, bagi saya, hak pegawai ini rata-rata jalan dengan mulus semua ini,” klaim Kosamah kepada media depan kantor Bupati Maybrat, Rabu (24/6).

Kosamah melanjutkan, yang sedang menunggu proses pencairan adalah tunjangan daerah terpencil dan sertifikasi guru, namun semua itu masih menunggu aliran dana dari beberapa sumber diantaranya, dana DAK , dana Otsus, serta APDB Maybrat sehingga sedikit terjadi keterlambatan.

“Keberadaan dana-dana ini kan ada yang masuknya cepat dan ada pula yang lambat, misalnya dana Otsus kan sampai sekarang belum ada,” terang Kosamah.

Kosamah juga mengatakan, terkait tunjangan daerah terpencil dan sertifikasi guru, pihak telah ajukan ke keuangan dan sementara diproses di pihak bank untuk satu triwulan.

“Tapi yaa itu lah, proses pengurusan keuangan ini tidak semudah kita membolak balikan telapak tangan yaa, urus tunjangan satu Maybrat ini bukan hal yang gampang,”tandas Kosamah lagi.

Kosamah pun tak segan memberi kritikan pedas kepada para guru. Dia meminta guru yang sering menuntut hak harus perlu disetarakan dengan kewajibannya.

“Kalau hak itu mereka (para guru) bicaranya tinggi, tapi tanggung jawab sama sekali tidak ada, ini menurut saya, saya sendiri orang lapangan tahu sisituasi itu,”tegas Kosamah.
Menurut dia, para guru terlalu dimanjakan dengan banyaknya tunjangan yang dimemiliki sehingga tanggung jawabnya sering diabaikan.

“Kalau kita hitung, ada sertifikasi, tunjangan daerah terpencil, LP, tambahan penghasilan, ada gaji 13 & 14, ada juga boskap, dana bos, ini semua juga sering membuat para guru melupakan tugas maupun tanggungjawabnya,”pungkas Dia. (Charles Fatie/R2)

 

Related posts
Manokwari Selatan

Bangun Sinergi, Panwaslu Distrik Oransbari Sambangi Polsek Oransbari

2 Mins read
PENTUL,ORANSBARI- Pada Kamis, 26 Januari 2023, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Distrik Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan, Emanuel Nuba,SH bersama sejumlah anggotanya…
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Lanjutkan Program Beras Jatah untuk PNS dari Oransbari

1 Mins read
PENTUL,MANSAEL-Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran akhirnya mengambil keputusan kembali lanjutkan program beras jatah bagi PNS dari beras lokal asal Oransbari. Keputusan…
Manokwari Selatan

Depan Bupati, Kornelia Koirewoa Sampaikan Masalah Penyaluran Beras Jatah PN

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Dalam pertemuan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), dipimpin Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Kabag Umum Setda Manokwari Selatan, Kornelia Koirewoa berkesempatan…
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *