NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Jaga Keamanan saat Pengumuman CPNS, Polda PB Geser Dua Pleton Brimob

1 Mins read

Personil Brimob saat olahraga lari pagi di kota Ransiki. (Foto/MDR)

MANSEL,PTC-Dua pleton personil Brimob digeser Polda Papua Barat ke wilayah Kabupaten Manokwari Selatan.
Pergeseran dua pleton personil Brimob tersebut demi kepentingan situasi Kamtibmas saat pengumuman hasil tes CPNS formasi 2018 di kabupaten Manokwari Selatan.

“Dari Polda kita minta bantuan untuk kegiatan dalam rangka pengumuman CPNS yang kami minta dua pleton yang hadir 67 person,”kata Kapolres Mansel, AKBP Slamet H. Termawud kepada awak media di Ransiki.

Kapolres mengungkapkan, personil Brimob tersebut akan bertugas di Mansel hingga pengumuman hasil tes CPNS selesai, sejak tiba di Mansel 12 Agustus lalu.

Diketahui, pengumuman hasil tes CPNS di Mansel seharusnya dilakukan pada tanggal akhir Juli 2020, namun terjadi pengunduran karena belum tercapai kuota 80 persen OAP dan 20 persen warga Nusantara sesuai tuntutan pencaker.

Hal itu sama juga terjadi dibeberapa daerah di Papua Barat seperti Kabupaten Kaimana salah satunya.

Wujudkan tuntutan pemenuhan tuntutan 80 : 20 persen, dipimpin Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, didampingi Bupati Mansel, Markus Waran, perwakilan anggota DPRD Mansel, perwakilan pencaker asal Mansel, termasuk beberapa kepala daerah di Papua Barat bertemu langsung dengan Menteri Pendayagunaan Aparatus Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) di Jakarta, setelah melakukan rapat bersama disalah satu hotel di Manokwari.

Sepulang dari Jakarta, kepala daerah melalui instansi teknis terkait termasuk di Pemkab Mansel sesuai arahan MENPANRB harus melakukan beberapa hal.

Diantaranya, terkait dengan Bupati/Walikota yang belum mengumumkan, sekembalinya ke daerah dapat melakukan optimalisasi formasi tahun 2018 dalam rangka pemenuhan orang asli Papua sebanyak 80 persen, wajib disertai dengan surat tanggungjawab mutlak yang ditandatangani oleh pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam hal ini Bupati.

Kedua, terhadap daerah yang belum mengumumkan diminta untuk segerah memetahkan dan menyusun rancangan pemenuhan menjadi 80 persen OAP dari peserta yang mengikuti seleksi.

Kemudian optimalisasi dan surat tersebut, disampaikan kepada MENPANRB dan kepala BKN Pusat.

“Untuk itu selaku bupati menghimbau kepada masyarakat khsusnya di Manokwari Selatan untuk bersabar menunggu tahapan proses ini. Sehingga semua proses ini dapat berjalan dengan baik. Dan menjawab, 80 : 20 persen terkait formasi ASN yang ada di kabupaten Manokwari Selatan. Maka pencaker dan siapapun yang tidak berkompeten, bertanggungjawab. Pemerintah daerah berharap mari kita bersama sama menghindari profokasi dari berbagai hal yang memprovokasi dan provokator yang menggangu situasi keamanan di Manokwari Selatan,”harap Bupati Mansel, Markus Waran saat melakukan jumpa pers belum lama ini. (MDR/R2)

 

Related posts
Manokwari Selatan

Bangun Sinergi, Panwaslu Distrik Oransbari Sambangi Polsek Oransbari

2 Mins read
PENTUL,ORANSBARI- Pada Kamis, 26 Januari 2023, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Distrik Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan, Emanuel Nuba,SH bersama sejumlah anggotanya…
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Lanjutkan Program Beras Jatah untuk PNS dari Oransbari

1 Mins read
PENTUL,MANSAEL-Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran akhirnya mengambil keputusan kembali lanjutkan program beras jatah bagi PNS dari beras lokal asal Oransbari. Keputusan…
Manokwari Selatan

Depan Bupati, Kornelia Koirewoa Sampaikan Masalah Penyaluran Beras Jatah PN

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Dalam pertemuan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), dipimpin Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Kabag Umum Setda Manokwari Selatan, Kornelia Koirewoa berkesempatan…
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *