NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Klasis Hatam Oransbari Gelar Sidang Pertama

1 Mins read

PENTUL,MANSEL-Klasis Hatam Oransbari untuk pertamakalinya melaksanakan kegiatan bersejarah yakni pembukaan siding (I) setelah resmi menjadi Klasis oleh Badan Pekerja Sinode GKI Tanah Papua, Rabu (5/10/2022).

Pada pembukaan siding pertama yang dijadwalkan selama tiga hari sejak 5 hingga 7 Oktober 2022 tersebut, turut di hadiri Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, beserta Wakil Bupati Wempi Welly Rengkung dan perwakilan Badan Pekerja Kerja Sinode Tanah Papua.

Dalam sambutannya Bupati Markus Waran menyampakan bahwa, dalam rangka peningkatan pelayanan gereja di tingkat klasis maka, kegiatan siding merupakan wadah penting dalam menentuh arah pelayanan gereja bersama jemat tingkat klasis.

Lantas pentingnya agenda tersebut, Bupati menegaskan agar siding tersebut tak hanya dilaksanakan sebatas rutinitas tanpa menghasilkan apapun, akan tetapi melalui siding tersebut akan menghasilkan pokok pikiran yang maju dan solutif.

“Kita harus hasilkan pemikiran yang mampu mengatasi permasalahan selama ini. Masalah krusial yang perlu diperhatikan GKI saat ini adalah pemahaman terhadap kondisi sosial kultural yang sedang berkembang,”terang Bupati.

Dalam arti kehadiran klasis harus mampu menjadi orang tua yang senantiasa hadir menemani jemaat-jemaat dalam berbagai pergumulan dan program kerjanya, agar setia di tempat tugas. harus transparan dalam pengelolaan organisasi bersama jemaat dan menjadi contoh teladan yang baik.

Disamping itu, sebagai denominasi yang tersebar di Tanah Papua kiranya sambung Bupati, GKI di tanah Papua klasis Hatam mempunyai porsi untuk berada di garis depan sebagai pembawa kesejukkan bagi warga jemaat se-klasis hatam Oransbari,

Selain itu, GKI melalu peran nya harus mampu menentukan pola gerakan baik pengendali, penentu perubahan serta responsif terhadap beberapa tantangan besar terutama bidang spiritual maupun bidang kemasyarakatan yang cukup kompleks kedepannya.

“GKI harus melakukan perubahan yang mempengaruhi prestasi organisasi, kelompok dan individu anggota. Hal ini butuh kekuatan internal GKI, yang bersumber dari proses dan perilaku. Harus cepat mengambil keputusan. Juga jaga kondisi organisasi tetap sejuk, serta menjalin kerukunan dan kebersamaan antar umat beragama, sehingga tidak terjadi perpecahan diantara umat. menumbuh kembangkan iman seluruh warga gereja untuk tetap dekat kepada tuhan yang maha esa,”pungkas Bupati.[LIO]

 

Related posts
Manokwari Selatan

Bangun Sinergi, Panwaslu Distrik Oransbari Sambangi Polsek Oransbari

2 Mins read
PENTUL,ORANSBARI- Pada Kamis, 26 Januari 2023, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Distrik Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan, Emanuel Nuba,SH bersama sejumlah anggotanya…
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Lanjutkan Program Beras Jatah untuk PNS dari Oransbari

1 Mins read
PENTUL,MANSAEL-Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran akhirnya mengambil keputusan kembali lanjutkan program beras jatah bagi PNS dari beras lokal asal Oransbari. Keputusan…
Manokwari Selatan

Depan Bupati, Kornelia Koirewoa Sampaikan Masalah Penyaluran Beras Jatah PN

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Dalam pertemuan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), dipimpin Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Kabag Umum Setda Manokwari Selatan, Kornelia Koirewoa berkesempatan…
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *