NEW!New top class exclusive digital courses Read More

Manokwari Selatan

Tegas, Wempi Rengkung Arahkan Instansi anggota TPPS Fokus Selesaikan Stunting di Mansel

2 Mins read

PENTUL,MANSEL-Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempi Welly Rengkung arahkan instansi teknis daerah yang telah jadi anggota Tim Percepatan Penurunan Stuting (TPPS) untuk fokus dengan program penuntasan masalah stunting di Manokwari Selatan.

Diakui Rengkung, permasalahan stunting tidak dapat diselesaikan satu instansi saja, oleh karena itu, agar seluruh instansi yang telah ditetapkan sebagai anggota TPPS harus fokus memaksimalkan program dan kegiatan kepada kampung-kampung yang telah ditetapkan sebagai lokus prioritas.
“Dengan tetap memberikan perhatian kepada kampung lainnya agar tidak muncul kasus serupa,”tegas Rengkung saat membuka Deseminasi Rencana tindak lanjut audit kasus stunting di kabupaten Manokwari Selatan, Jumat (1/10/2022) di Srikandi Hotel, Ransiki.

Sambungnya, banyak program yang tengah di emban pemerintahan daerah untuk kesejahteraan masyarakat umum seperti pendidikan maupun pembangunan dan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat, namun masalah stunting tidak kalah penting untuk diprioritaskan dengan kucuran anggaran yang ada dan melalui TPPS yang telah terbnetuk.

“Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2296/Menkes/XI/2021 Tentang Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,”tandas Wakil Bupati.

Apalgi lanjut Rengkung, masih tingginya prevalensi stunting di Manokwari Selatan yang menurut data BPS ( Badan Pusat Statisktik) mencapai 28,5 persen dengan estimasi jumlah balita stunting mencapai 682 anak.

Untuk itu Rengkung berharap semua pihak yang terlibat sesuai bidang kerjnya agar mampu memutus mata rantai penyebab stunting, seperti tingginya angka perkawainan dibawa umur.

Diketahui, permasalahan stunting memiliki mata rantai yang saling berpengaruh; seperti tingginya prevalensi perkawinan usia anak umur 15-19 tahun mencapai 9,74 persen; tingginya prevalensi wanita usia <= 16 tahun pernah kawin mencapai 11,19 persen dan umur 17-18 mencapai 14,03 persen,”terang Rengkung sambil mengutib data BPS.

Tingginya perkawinan usia anak menurut penjelasan Rengkung akan berkaitan dengan rendahnya persentasi perempuan yang masih sekolah. Berdasarkan data Statistik Kesejahteraan Rakyat Prov. Papua Barat, 2021yaitu untuk tingkat SMP/MTS/Paket B hanya mencapai 16,97 persen, tingkat SMA/SMK/MA/Paket C hanya mencapai 12,38 persen dan Perguruan tinggi hanya mencapai 4,19 persen.

Fakta masih tingginya perkawinan usia anak, jelas miliki potensi beresiko stunting jika tidak mendapatkan akses informasi tentang pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, layanan kesehatan bagi ibu hamil serta pendampingan selama kehamilan maupun pasca persalinan.

“Indikasi belum optimalnya pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan bisa dilihat dari Persentasi pemberian Air susu Ibu kepada bayi 0-23 bulan kurang dari 75 persen,”terangnya.

Rengkung menambahkan, akan optimalkan ketahanan sosial dan pemberdayaan ekonomi keluarga agar mampu meningkatkan produktifitas serta memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga agar tidak muncul kasus baru.

“Dengan cara memberikan bantuan non tunai berupa pemberian pangan yang bergizi, fasilitas air bersih dan lain sebagainya yang didistribusikan kepada balita stunting, ibu hamil dan bufas melalui sistim control yang efektif oleh petugs kesehatan dilapangan,”pungkas Rengkung.[LIO]

 

Related posts
Manokwari Selatan

Bangun Sinergi, Panwaslu Distrik Oransbari Sambangi Polsek Oransbari

2 Mins read
PENTUL,ORANSBARI- Pada Kamis, 26 Januari 2023, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Distrik Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan, Emanuel Nuba,SH bersama sejumlah anggotanya…
Manokwari Selatan

Pemda Mansel Lanjutkan Program Beras Jatah untuk PNS dari Oransbari

1 Mins read
PENTUL,MANSAEL-Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Markus Waran akhirnya mengambil keputusan kembali lanjutkan program beras jatah bagi PNS dari beras lokal asal Oransbari. Keputusan…
Manokwari Selatan

Depan Bupati, Kornelia Koirewoa Sampaikan Masalah Penyaluran Beras Jatah PN

1 Mins read
PENTUL,MANSEL-Dalam pertemuan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), dipimpin Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Kabag Umum Setda Manokwari Selatan, Kornelia Koirewoa berkesempatan…
Power your team with InHype
[mc4wp_form id="17"]

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *